Sistem pemerintahan pada masyarakat Hindu-Budha di banyak negara kuno sangat dipengaruhi oleh kepercayaan dan tata nilai agama mereka. Masyarakat yang hidup di bawah naungan agama Hindu dan Budha memiliki struktur pemerintahan yang khas. Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai sistem pemerintahan pada masyarakat Hindu-Budha yang dipimpin oleh seorang raja bersifat.
Raja sebagai Pemimpin
Dalam masyarakat Hindu-Budha, raja dianggap sebagai pemimpin tertinggi negara yang memiliki kewenangan absolut. Raja tidak hanya memegang kekuasaan politik, tetapi juga kekuatan rohani. Tamadun-tamadun Hindu-Budha seperti Majapahit di Indonesia, Khmer di Kamboja, dan Angkor di Thailand telah menerapkan sistem pemerintahan kesultanan yang dipimpin oleh seorang raja yang memiliki wewenang tertinggi.
Raja dalam masyarakat Hindu-Budha diperlakukan sebagai titisan Dewa, titisan Wisnu atau Siwa, yang dipercayai oleh masyarakat sebagai seorang pemimpin yang adil dan bijaksana yang memimpin negara untuk mencapai kemakmuran dan kebahagiaan. Dalam kehidupan beragama, raja diangkat sebagai pemimpin atau kepala tempat ibadah.
Struktur Pemerintahan
Struktur pemerintahan dalam masyarakat Hindu-Budha sangat terorganisir dan bersifat hierarkis. Setiap wilayah atau daerah memiliki pemimpin wilayah yang dikenal sebagai Bhre atau adipati. Adipati merupakan pejabat wilayah yang membantu raja dalam mengatur pemerintahan di wilayahnya. Mereka juga memiliki otoritas dalam mengangkat pejabat-pejabat di wilayah mereka.
Di bawah adipati dan Bhre, ada pejabat-pejabat wilayah yang lebih rendah, seperti petinggi desa (Lurah) dan kepala keluarga yang diketuai oleh Kepala Urusan Kepengurusan Desa. Sistem ini secara efektif membantu raja dalam menjalankan pemerintahan dan mengelola sumber daya di negaranya.
Peranan Agama
Agama Hindu dan Budha memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam sistem pemerintahan masyarakat Hindu-Budha. Agama menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan oleh raja dan petinggi kerajaan. Pendidikan, ekonomi, dan hukum juga diberlakukan dengan berlandaskan prinsip-prinsip agama.
Kerajaan Hindu-Budha di masa lalu mendirikan berbagai candi dan arca yang menggambarkan kemegahan dan kejayaan kerajaan dan kepercayaan agama mereka. Beberapa contoh candi terkenal antara lain Borobudur dan Prambanan yang menjadi simbol kejayaan Hindu-Budha di Indonesia.
Kesimpulan
Sistem pemerintahan pada masyarakat Hindu-Budha yang dipimpin oleh seorang raja bersifat sangat unik dan mencerminkan nilai-nilai agama yang sangat kuat. Struktur pemerintahan yang terorganisir dan hierarkis memberikan raja kontrol yang efektif dalam mengelola negara. Agama juga memiliki peranan penting dalam kehidupan politik dan sosial pada masyarakat Hindu-Budha.