Membuat reklame yang efektif bukanlah tugas yang mudah. Reklame yang berhasil tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu menyampaikan pesan yang diinginkan kepada sasaran yang tepat. Namun, ada beberapa hal yang kerap dianggap penting padahal sebenarnya TIDAK perlu diperhatikan dalam membuat reklame. Berikut ini bukan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat reklame:
1. Menggunakan Semua Warna
Banyak orang beranggapan bahwa semakin banyak warna yang digunakan, semakin menarik sebuah reklame. Padahal, pemilihan warna yang tidak tepat bisa menghasilkan tampilan yang berantakan dan mengganggu konsentrasi. Dalam membuat reklame, sebaiknya fokus pada penggunaan warna yang kontras untuk membuat pesan terlihat jelas dan mudah dibaca.
2. Menggunakan Font yang Rumit
Pemilihan font yang rumit hanya akan membuat pesan sulit untuk dibaca dan mengurangi efektivitas reklame. Sangat disarankan untuk menggunakan font yang sederhana dan mudah dibaca, seperti Helvetica atau Arial.
3. Mengisi Ruang Kosong dengan Isi Sembarangan
Ketika membuat reklame, mungkin ada keinginan untuk mengisi setiap ruang kosong agar tidak terlihat polos. Namun, ini justru bisa membuat reklame terlihat penuh dan membuat pesan yang disampaikan sulit untuk dicerna. Sebaiknya sisakan ruang kosong yang cukup agar pesan yang disampaikan terlihat lebih jelas.
4. Mengabaikan Kualitas Gambar
Ada anggapan bahwa menggunakan gambar beresolusi rendah dalam reklame tidak masalah, asalkan pesan yang disampaikan jelas. Namun, gambar beresolusi rendah akan membuat reklame terlihat kurang profesional dan mengurangi daya tariknya. Pastikan gambar yang digunakan memiliki resolusi tinggi dan berkualitas baik.
5. Terlalu Banyak Informasi
Berusaha menyampaikan terlalu banyak informasi dalam satu reklame justru akan membuat pesan menjadi tidak jelas. Fokus pada satu pesan utama yang ingin disampaikan, dan hindari memasukkan informasi yang tidak relevan atau perlu.
Jadi, dalam membuat reklame yang efektif, sangat penting untuk mempertimbangkan aspek-aspek penting seperti pemilihan warna, font, dan pesan yang disampaikan. Jangan terjebak dalam anggapan bahwa semakin banyak elemen yang digunakan, semakin efektif reklame tersebut. Ingatlah bahwa kesederhanaan seringkali justru lebih mencolok dan efektif dalam menyampaikan pesan yang diinginkan.