Ketika berbicara mengenai bidang ilmu pengetahuan, secara umum kita dapat mengkategorikannya ke dalam dua bidang besar, yaitu ilmu alam dan ilmu sosial. Dalam tulisan ini, kita akan melihat lebih dekat tentang perbedaan antara Sejarah sebagai bagian dari ilmu sosial dengan ilmu sosial lainnya berdasarkan sifat-sifatnya.
Pengertian Sejarah dan Ilmu Sosial
Sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang peristiwa masa lalu yang telah dipengaruhi oleh manusia. Sejarawan memahami peristiwa masa lalu melalui berbagai sumber seperti dokumen, artefak, dan situs arkeologi.
Sementara itu, Ilmu sosial adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia dan hubungannya dalam masyarakat. Ilmu sosial meliputi banyak disiplin ilmu, termasuk antropologi, sosiologi, psikologi, ilmu politik, dan tentu saja, sejarah.
Perbedaan Antar Sejarah dan Ilmu Sosial Lainnya
Sejarah memiliki sifat yang berbeda dengan ilmu sosial lainnya, yaitu:
- Perspektif Waktu: Sejarah adalah satu-satunya ilmu sosial yang secara eksklusif berfokus pada masa lalu. Sejarawan menempatkan kejadian dalam rentang waktu dan menganalisis hubungan sebab-akibat dari peristiwa tersebut, sedangkan ilmu sosial lainnya lebih berfokus pada memahami perilaku manusia dalam konteks saat ini.
- Sumber Data: Sejarawan mengandalkan dokumen-dokumen, artefak, dan situs bersejarah sebagai sumber informasi utama mereka, sedangkan ilmu sosial lainnya sering menggunakan data kuantitatif dan kualitatif dari penelitian seperti survei, wawancara, dan observasi.
- Abstrak vs Konkrit: Sejarah cenderung lebih konkret jika dibandingkan dengan ilmu sosial yang lain. Sejarah berfokus pada peristiwa dan orang-orang tertentu, sedangkan ilmu sosial lainnya seringkali lebih abstrak dan teoretis, membahas konsep-konsep dan teori umum tentang perilaku manusia dan masyarakat.
Penutup
Meskipun sejarah dan ilmu sosial lainnya memiliki perbedaan, mereka saling melengkapi dalam memahami kompleksitas manusia dan masyarakat. Sejarah memberikan konteks waktu untuk memahami bagaimana masyarakat berubah dan berkembang, sedangkan ilmu sosial lainnya membantu kita mengerti tentang perilaku manusia dan interaksinya dengan masyarakat pada umumnya. Dengan demikian, sejarah dan ilmu sosial yang lain menjadi dua sisi dari koin yang sama; dua perspektif yang saling melengkapi dalam memahami masyarakat dan peradaban manusia.