Jogging dan lari santai merupakan aktivitas olahraga yang sangat populer dan mudah diakses oleh siapa saja. Dibutuhkan sedikit peralatan dan dapat dilakukan di sebagian besar lingkungan. Namun, untuk memaksimalkan manfaat dan menghindari cedera, sangat penting untuk memahami dan menerapkan sikap badan yang benar saat melakukan jogging atau lari santai.
Posisi Kepala
Ketika berjogging atau berlari, posisi kepala harus tetap tegak dan stabil. Hindari menundukkan kepala atau menatap ke bawah. Fokuslah pada apa yang ada di depan Anda, sekitar 10 hingga 20 meter. Ini akan membantu menjaga leher dan punggung dalam posisi netral, dan mengurangi risiko nyeri leher.
Bahu dan Dada
Untuk menjaga energi dan efisiensi saat berlari, bahu harus santai dan dada harus dibuka lebar. Bahu yang tegang atau dada yang tertutup bisa membatasi pernapasan dan menghabiskan lebih banyak energi.
Lengan
Saat jogging atau lari santai, lengan harus ditekuk sekitar 90 derajat di siku dan berayun memanjang sejajar dengan tubuh Anda, bukan melintang. Memastikan gerakan lengan yang efisien dapat membantu mempertahankan ritme dan momentum Anda.
Pinggul
Pinggul harus lurus di bawah tubuh Anda dalam posisi netral, tidak condong ke depan atau ke belakang. Cara ini membantu mencegah cedera dan mempromosikan langkah yang efisien.
Langkah Kaki
Saat jogging atau berlari santai, Anda harus mendarat dengan bagian tengah telapak kaki Anda, bukan tumit atau ujung kaki. Langkah yang efisien dan seimbang dapat membantu mencegah cedera dan meningkatkan kecepatan dan jarak yang dapat Anda tempuh.
Setiap orang memiliki gaya berlari yang unik, jadi dapat memakan waktu untuk menemukan posisi yang paling nyaman untuk Anda. Namun, dengan mempraktikkan sikap badan yang benar ini, Anda akan menjadi pelari yang lebih kuat, lebih efisien, dan lebih sehat. Selamat berlari!