Sebagai bangsa yang memiliki sejarah yang kaya, bangsa Indonesia merayakan berbagai organisasi dan gerakan yang telah menjadi bagian integral dari perjuangannya untuk merdeka. Salah satunya yang perlu kita telusur adalah Sarekat Islam (SI), yang kemudian membagi dirinya menjadi dua fraksi utama: Sarekat Islam Putih dan Sarekat Islam Merah. Mari kita jelaskan maksud dan sejarah dari kedua fraksi ini secara ringkas.
Sarekat Islam Putih
Sarekat Islam Putih (si putih) adalah kelompok yang berdiri setelah adanya perpecahan dalam tubuh Sarekat Islam pada tahun 1921. Pengikut kelompok ini biasanya adalah orang-orang yang berpendidikan dan berusaha mempertahankan ideologi asli dari SI, yakni prinsip-prinsip yang berazaskan Islam.
SI Putih bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi umat Islam melalui koperasi dan usaha kecil lainnya, serta mendidik umat Islam agar memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi penjajah. Mereka berprinsip bahwa kemerdekaan bisa dicapai melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan umat Islam.
Sarekat Islam Merah
Sarekat Islam Merah (si merah), sebaliknya, mewakili anggota SI yang lebih berorientasi kepada sosialisme dan mendukung prinsip-prinsip Marxis. Dibentuk pada tahun yang sama dengan SI Putih, yakni 1921, mereka memiliki visi yang jauh lebih radikal.
SI Merah percaya bahwa perubahan revolusioner adalah cara terbaik untuk mencapai kemerdekaan. Mereka mendukung persamaan hak dan kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk pekerja dan petani miskin.
Kesimpulan
Dengan demikian, Sarekat Islam Putih dan Merah adalah dua fraksi dari Sarekat Islam yang berbeda dalam pendekatan mereka terhadap kemerdekaan dan reformasi sosial. Meskipun keduanya berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, mereka memiliki pandangan yang berbeda tentang bagaimana mencapai tujuan tersebut.
Namun demikian, keduanya adalah bagian integral dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mereka menggambarkan bagaimana berbagai fraksi dan kelompok dapat bekerja sama untuk tujuan yang sama, yaitu kemerdekaan.