Setelah Jenderal Soeharto Dipilih Menjadi Presiden RI dan Menerapkan Konsep Demokrasi

Indonesia adalah negara yang memiliki sejarah politik yang dinamis dan penuh warna. Salah satu momen penting dalam sejarah kita adalah ketika Jenderal Soeharto dipilih menjadi Presiden Republik Indonesia. Ini adalah awal dari perubahan besar dalam sistem pemerintahan negara, yang juga menyangkut penerapan konsep demokrasi.

Soeharto sebagai Presiden RI

Presiden Soeharto adalah figur yang signifikan dalam sejarah Indonesia. Naik menjadi Presiden RI pada tahun 1967, Soeharto menggantikan presiden sebelumnya, Soekarno, dalam apa yang sering disebut sebagai “peralihan kekuasaan”. Masa pemerintahan Soeharto, yang berlangsung selama lebih dari tiga dekade, dikenal sebagai era Orde Baru.

Penerapan Konsep Demokrasi

Dalam masa pemerintahan Soeharto, konsep demokrasi telah diterapkan dengan ciri khasnya. Meski demokrasi secara umum diartikan sebagai sistem pemerintahan oleh rakyat, untuk rakyat, dan dari rakyat, penerapan demokrasi di Indonesia selama era Soeharto memiliki nuansa yang berbeda.

Ada beberapa pilar penting konsep demokrasi yang diimplementasikan oleh Soeharto, seperti pemilihan umum yang secara periodik digelar setiap lima tahun sekali. Namun, kritik juga mengarah pada bagaimana demokrasi di bawah Soeharto dibatasi oleh kontrol yang kuat dari pemerintah pusat dan militer, serta kurangnya kompetisi politik.

Efek dan Dampak

Penerapan demokrasi ala Soeharto di era Orde Baru memberikan efek dan dampak yang berbeda bagi kehidupan politik dan sosial di Indonesia. Dalam beberapa aspek, demokrasi Soeharto berhasil memberikan kestabilan politik dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Namun, dalam beberapa aspek lainnya, demokrasi ala Orde Baru sering dikritik oleh para pengamat politik dan masyarakat luas karena dianggap menyimpang dari prinsip-prinsip demokrasi sejati. Kritik ini lebih didasarkan pada tindakan represif, pengekangan kebebasan berpendapat, dan korupsi politik selama masa pemerintahan tersebut.

Kesimpulan

Periode pemerintahan Soeharto dan penerapannya terhadap demokrasi adalah bagian penting dari sejarah politik Indonesia. Era ini memberikan banyak pelajaran tentang betapa kompleks dan sulitnya menjalankan sistem demokrasi di negara berkembang seperti Indonesia. Lebih penting lagi, era ini juga membuktikan bahwa demokrasi adalah suatu proses yang perlu terus diajarkan dan dimaknai.

Meskipun masa pemerintahan Soeharto telah berakhir, dampak dan pengaruh penerapannya terhadap demokrasi masih bisa kita rasakan hingga saat ini. Terus belajar dari sejarah adalah cara kita memahami dan memperbaiki masa depan demokrasi di Indonesia.

Leave a Comment