Salah satu periode paling membingungkan dalam sejarah politik Indonesia adalah era 1960-an, ketika Presiden Soekarno mencetuskan ide ‘Dwikora’ atau Dwitunggal Orde Baru. Periode ini dicirikan oleh banyak kerusuhan politik yang hebat, perang saudara, dan peluncuran berbagai inisiatif untuk membantu mengekang konflik tersebut. Salah satu langkah strategis yang ditempuh oleh Presiden Soekarno adalah pembentukan Komando untuk menjalankan Dwikora.
Apa itu Dwikora?
Dalam upaya untuk melawan penjajahan di wilayah Timur, Presiden Soekarno mencanangkan Dwikora. Dwikora sendiri merupakan akronim dari ‘Dwitunggal Cakrawala Kewarahbaktian Orda’, yang berarti ‘Dua Arah Kewarahbaktian Orda’. Tujuan utama dari perangkat ini adalah untuk memobilisasi seluruh sumber daya bangsa dalam upaya untuk membebaskan diri dari cengkeraman penjajah dan memantapkan kedaulatan nasional.
Pembentukan Komando
Dalam ringkasan singkat, pemerintah Indonesia kemudian membentuk ‘Komando’ sebagai lembaga pelaksana Dwikora. Tugas dari Komando ini sangat strategis karena mereka ditugaskan untuk mengawal dan memastikan keamanan masyarakat dari ancaman yang bisa saja timbul akibat penjajahan. Komando ini juga bertugas untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang ada guna melawan penjajahan.
Selain itu, Komando yang dibentuk juga memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas negara dalam menghadapi tantangan luar dan dalam negeri. Komando ini menjadi garda terdepan dalam melindungi kedaulatan negara dan melawan setiap bentuk campur tangan asing yang dapat mengganggu stabilitas dan kedaulatan negara.
Kesimpulan
Dengan demikian, peran Komando dalam pelaksanaan Dwikora sangat vital. Pembentukan komando ini merupakan langkah strategis yang diambil oleh pemerintah Indonesia kala itu untuk mengekang konflik dan mempertahankan kedaulatan negara. Meski terjadi di era yang silam, kisah pembentukan Komando dalam pelaksanaan Dwikora ini tetap relevan untuk dipelajari sebagai partitur sejarah bangsa, yang mendongkrak semangat nasionalisme dan menginspirasi generasi berikutnya dalam menjaga kedaulatan bangsa.