Kerinduan akan kedatangan Kerajaan Allah oleh bangsa Israel adalah sebuah topik yang menarik untuk dibahas. Hal ini menunjukkan rasa berharap yang mendalam dan keimanan dari sebuah bangsa yang telah mengalami berbagai ujian dan cobaan sepanjang sejarah. Dalam konteks ini, kita akan mencoba menggali lebih dalam tentang latar belakang keinginan orang Israel akan datangnya Kerajaan Allah pada waktu itu dan mengapa ini sangat penting bagi mereka.
Latar Belakang Sejarah Bangsa Israel
Sebelum memahami kerinduan orang Israel akan Kerajaan Allah, kita harus mengetahui beberapa elemen penting dari sejarah mereka. Mengikuti perjalanan bangsa Israel kembali ke zaman Patriark (Abraham, Ishak, dan Yakub), menjadi budak di Mesir, dan kemudian dibebaskan oleh Allah melalui Musa. Selanjutnya, mereka mendirikan Kerajaan Israel yang diawali oleh Raja Saul, lalu Raja Daud, dan Raja Salomo. Namun, kerajaan ini kemudian pecah menjadi dua – Kerajaan Israel Utara dan Kerajaan Yehuda.
Kedua kerajaan tersebut akhirnya jatuh ke tangan musuh – Israel Utara ditaklukkan oleh Asyur dan penduduknya dibuang ke berbagai tempat, sedangkan Yehuda dikalahkan oleh Babilonia dan penduduknya dibawa ke pembuangan Babilonia. Meskipun kemudian beberapa orang Yahudi diizinkan kembali ke Palestina oleh Raja Koresh dari Persia, mereka tidak bisa sepenuhnya memulihkan kejayaan kerajaan mereka.
Rasa Merindu akan Kedamaian dan Keadilan
Orang Israel pada waktu itu merasa sangat tertekan dan menderita di bawah penjajahan bangsa asing. Mereka merindukan kedamaian, keadilan, dan kemakmuran seperti yang pernah mereka alami pada zaman Raja Daud dan Salomo. Mereka percaya bahwa hanya Kerajaan Allah yang bisa membawa perubahan yang mereka dambakan, suatu perubahan yang akan memulihkan martabat dan kesejahteraan mereka sebagai bangsa yang Allah pilih.
Keyakinan akan Janji Allah
Salah satu alasan utama mengapa orang Israel begitu merindukan datangnya Kerajaan Allah adalah janji-janji yang Allah berikan kepada mereka melalui nabi-nabi. Nabi-nabi seperti Yesaya, Yeremia, dan Yehezkiel telah menyampaikan nubuat tentang pemulihan Israel dan kedatangan raja yang diurapi oleh Allah. Orang Israel waktu itu menantikan kedatangan seorang Mesias yang akan membebaskan mereka dari penindasan dan mengembalikan kejayaan negara mereka sebagaimana janji yang Allah kepada Daud.
Kesimpulan
Bangsa Israel pada waktu itu sangat merindukan kedatangan Kerajaan Allah sebab memahami pentingnya perubahan dan pemulihan yang dijanjikan Allah kepada mereka. Kerinduan ini bukan hanya soal keinginan akan kedamaian dan keadilan, tetapi juga tentang pengakuan atas jati diri mereka sebagai bangsa pilihan Allah dan harapan untuk melihat janji-janji Allah terpenuhi. Diskusi tentang orang Israel dan Kerajaan Allah pada waktu itu menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya meletakkan harapan yang benar dalam kehidupan kita serta percaya akan janji-janji atas kebaikan yang akan datang.