Mobilitas sosial merupakan salah satu konsep penting dalam studi sosiologi. Konsep ini merujuk pada kemampuan individu atau keluarga untuk bergerak naik atau turun dalam stratifikasi sosial dari waktu ke waktu. Salah satu aspek menarik dari mobilitas sosial adalah konsep mobilitas sosial lateral, yang memiliki dua kategori utama, yaitu permanen dan tidak permanen. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan antara mobilitas sosial lateral permanen dan tidak permanen.
Pengertian Mobilitas Sosial Lateral Permanen dan Lateral Tidak Permanen
Mobilitas Sosial Lateral Permanen
Mobilitas sosial lateral permanen merujuk pada kondisi dimana individu atau keluarga berpindah dari satu grup sosial ke grup sosial lainnya dengan status sosial yang sejajar, dan perubahan tersebut terjadi secara permanen atau tidak berubah kembali. Misalnya, seseorang yang berpindah pekerjaan dari perusahaan A ke perusahaan B dengan posisi dan gaji yang sama, dan kemudian memutuskan untuk tidak kembali ke perusahaan A.
Mobilitas Sosial Lateral Tidak Permanen
Sementara itu, mobilitas sosial lateral tidak permanen adalah kondisi dimana individu atau keluarga berpindah dari satu grup sosial ke grup sosial lainnya dengan status sosial yang sejajar, tetapi perubahan tersebut hanya sementara dan mereka akhirnya kembali ke grup sosial semula. Misalnya, seseorang yang pergi untuk penugasan kerja sementara ke kota lain dengan posisi dan gaji yang sama, tetapi kemudian kembali ke posisi semula setelah penugasan selesai.
Membedakan antara Mobilitas Sosial Lateral Permanen dan Tidak Permanen
Membedakan antara mobilitas sosial lateral permanen dan tidak permanen terkadang bisa menjadi suatu tantangan, namun ada beberapa faktor yang dapat kita jadikan pertimbangan. Pertama, durasi perubahan. Pada mobilitas sosial lateral permanen, perubahan berlangsung untuk jangka waktu yang tidak terbatas, sementara pada mobilitas sosial lateral tidak permanen, perubahan hanya berlangsung untuk jangka waktu yang sudah ditentukan atau sementara.
Kedua, keputusan individu untuk tidak kembali ke posisi atau grup sosial semula. Pada mobilitas sosial lateral permanen, individu tersebut membuat keputusan untuk meninggalkan grup sosial semula secara permanen. Sementara dalam mobilitas sosial lateral tidak permanen, individu tersebut akan kembali ke grup sosial semula setelah jangka waktu tertentu.
Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa lebih memahami tentang bagaimana individu bergerak dan berinteraksi dalam struktur sosial. Mobilitas sosial merupakan bagian penting dari penelitian sosiologis dan memahami konsep berbeda termasuk mobilitas sosial lateral permanen dan mobilitas sosial lateral tidak permanen dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang bagaimana masyarakat berfungsi dan berubah sepanjang waktu.