Hadist Tentang Bekerja Lebih Dicintai Daripada Meminta-Minta Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim

Kata kunci: Hadist tentang bekerja lebih dicintai daripada meminta-minta diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim

Dalam Islam, manusia diharapkan untuk berusaha dalam mencari nafkah dan menjadi individu yang mandiri. Hal ini didukung oleh hadist-hadist yang mendorong umat Islam untuk bekerja dan menghindari meminta-minta. Dalam artikel ini, kita akan mengupas lebih dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim mengenai mengapa bekerja lebih dicintai daripada meminta-minta.

Table of Contents

Hadist Tentang Bekerja

Rasulullah SAW bersabda:

“Tangan yang di atas (orang yang memberi) lebih baik daripada tangan yang di bawah (yang meminta-minta). Mulailah memberi (bantuan) pada dirimu sendiri. Seorang yang kaya itu lebih baik daripada orang yang meminta-minta.” (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim)

Dalam hadist ini, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa lebih baik bagi seseorang untuk memberi bantuan kepada diri sendiri daripada meminta bantuan kepada orang lain. Orang yang kaya dalam konteks hadist ini adalah orang yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya melalui usaha dan kerja keras, dan tidak tergantung pada bantuan orang lain.

Pentingnya Bekerja dalam Islam

Islam sangat menekankan pentingnya bekerja dan mengusahakan nafkah. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an:

“Apakah manusia mengira, bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan: ‘Kami telah beriman’, sedangkan mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta.” (QS. Al-‘Ankabut: 2-3)

Ayat di atas menunjukkan bahwa manusia tidak hanya dituntut untuk mengaku beriman, tetapi juga diharuskan untuk berusaha dan bekerja keras dalam menghadapi berbagai ujian hidup.

Keutamaan Bekerja daripada Meminta-Minta

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa bekerja lebih dicintai oleh Allah SWT daripada meminta-minta. Mengapa demikian? Berikut beberapa alasan:

  1. Menghargai diri sendiri: Bekerja membuat seseorang lebih menghargai hasil usahanya dan menjaga martabat serta harga diri.
  2. Membangun karakter dan jiwa yang kuat: Bekerja keras mengajarkan seseorang untuk terus berusaha dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.
  3. Membantu orang lain: Seseorang yang bekerja dan mampu mencukupi kebutuhan hidupnya bisa membantu orang lain yang membutuhkan, seperti keluarga, saudara, dan rekan.
  4. Menyempurnakan ibadah: Berkah rezeki yang diperoleh dari hasil bekerja membuat seseorang lebih khusyu’ dalam beribadah dan mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Dengan demikian, hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim ini mengajarkan kita untuk lebih mencintai bekerja daripada meminta-minta dan menjadikan bekerja sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran dalam mengusahakan rezeki yang halal dan barokah. Aamiin.

Leave a Comment