Di bawah ini adalah Perwujudan dari Nilai-Nilai dalam Sila Persatuan Indonesia, Kecuali…

Indonesia, sebuah negara berpotret Bhinneka Tunggal Ika, memang memiliki etos persatuan yang sangat kuat, yang tercermin dalam Pancasila, lebih khusus pada sila ketiga, “Persatuan Indonesia”. Namun begitu, ada beberapa manifestasi tertentu yang kiranya perlu kita perhatikan bersama sebagai perwujudan dari nilai-nilai dalam sila persatuan Indonesia kecuali beberapa elemen yang akan kita kupas di sini.

Persatuan dalam Keseharian: Kecuali Diskriminasi

Ketika kita berbicara mengenai persatuan, kita tentu memvisualisasikan harmoni antar berbagai suku dan budaya dengan latar belakang beragam yang ada di Indonesia. Namun, elemen perbedaan ini sering kali malah menjadi penyebab diskriminasi. Diskriminasi, baik berdasarkan ras, agama, status sosial, atau gender, adalah antitesis dari persatuan yang seharusnya kita jaga. Oleh karena itu, diskriminasi bukanlah perwujudan dari nilai-nilai dalam sila persatuan Indonesia.

Persatuan dalam Pendidikan: Kecuali Kurikulum yang Tidak Inklusif

Nilai-nilai persatuan juga menjadi pilar penting dalam sistem pendidikan kita. Akan tetapi, kurikulum pendidikan yang tidak inklusif, yang tidak mencakup sejarah dan pengetahuan dari seluruh suku dan etnis di Indonesia, adalah pengecualian dalam pengamalan nilai persatuan ini. Kurikulum yang inklusif tidak hanya mendorong pemahaman yang lebih seimbang dan luas terhadap keragaman budaya, tetapi juga menumbuhkan rasa hormat dan penghargaan terhadap perbedaan tersebut.

Persatuan dalam Politik: Kecuali Politik Identitas

Di ranah politik, nilai-nilai persatuan mestinya menjadi landasan utama. Tapi politik identitas, yang memanfaatkan perbedaan-perbedaan identitas untuk meraih kekuasaan, adalah pengecualian dalam kasus ini. Politik identitas dapat memperbesar jurang antar kelompok masyarakat dan merusak fundamen persatuan yang telah terbina.

Maka dari itu, dalam menjaga nilai persatuan Indonesia, kita perlu waspada terhadap hal-hal yang justru merusak persatuan tersebut. Karena tanpa kita sadari, ada beberapa hal yang seolah-olah merupakan perwujudan dari nilai-nilai dalam sila persatuan Indonesia namun sejatinya malah merusak keharmonisan berbangsa dan bernegara.

Leave a Comment