Dalam lapangan yang detail dan presisi seperti akuntansi, kualitas informasi yang disajikan sangat penting. Syarat informasi akuntansi yang berkualitas jelas sangat penting agar pemangku kepentingan bisa memahami kondisi keuangan dengan jelas. Namun, ada beberapa hal yang sebenarnya tidak termasuk dalam kriteria tersebut. Mari kita bahas lebih lanjut.
Membedakan Kriteria dan Non-Kriteria
Untuk memahami apa yang tidak termasuk dalam syarat informasi akuntansi yang berkualitas, pertama-tama kita harus memahami apa yang menjadi syaratnya. Menurut Standar Akuntansi Keuangan, informasi akuntansi yang berkualitas harus memiliki beberapa karakteristik, diantaranya:
- Relevan: Informasi harus relevan dengan kebutuhan pengguna dalam membuat keputusan.
- Mengandung nilai prediktif dan nilai konfirmatif: Informasi harus mampu membantu pengguna dalam memprediksi hasil masa depan serta menghasilkan efek feedback.
- Keandalan: Informasi harus bebas dari penyajian yang bias dan kesalahan.
- Dapat dimengerti: Informasi harus disajikan dalam format yang mudah dipahami oleh pengguna.
Sementara itu, beberapa hal berikut ini seringkali dianggap sebagai syarat, tetapi sebenarnya tidak termasuk:
1. Kerumitan Informasi
Kerumitan informasi, entah itu karena detailnya atau teknisnya, tidak termasuk dalam syarat informasi akuntansi yang berkualitas. Meski penting bagi beberapa pihak tertentu untuk mendetail, namun informasi akuntansi harus dapat dipahami oleh berbagai pengguna, termasuk yang tidak memiliki latar belakang akuntansi.
2. Perlunya Audit Independen
Tidak semua informasi akuntansi memerlukan audit independen untuk menjadi informasi yang berkualitas. Meski audit membantu meningkatkan kepercayaan pada informasi, tetapi bukan persyaratan mutlak.
3. Besarnya Biaya
Biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan dan menyajikan informasi akuntansi tidak mempengaruhi kualitas informasi tersebut. Standar kualitas informasi akuntansi berpusat pada isi dan cara penyampaiannya, bukan biaya yang dikeluarkan.
Kesimpulan
Mengetahui syarat informasi akuntansi yang berkualitas adalah penting. Equally penting adalah memahami apa yang tidak termasuk dalam syarat tersebut agar tidak membuat penyesuaian yang tidak perlu atau menyesatkan. Dengan memahami perbedaan ini, pengguna dapat lebih mengoptimalkan penggunaan informasi akuntansi.