Pencatatan single entry merupakan salah satu metode pencatatan transaksi keuangan dalam sistem akuntansi. Sebagai metode yang sederhana, pencatatan single entry tentu memiliki kelebihan yang dapat bermanfaat, khususnya bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang masih berkembang. Mari kita bahas beberapa kelebihan dari pencatatan single entry yang dapat bermanfaat bagi pelaku bisnis.
1. Mudah dipelajari dan diaplikasikan
Salah satu kelebihan utama dari pencatatan single entry adalah kemudahan dalam mempelajarinya. Tidak dibutuhkan pengetahuan akuntansi yang luas untuk menggunakan metode ini. Single entry hanya mencatat transaksi yang terjadi pada satu sisi saja, biasanya pada sisi kas atau bank. Hal ini membuat pelaku bisnis mudah dalam mengaplikasikan metode ini dan memahami kondisi keuangan dari usahanya.
2. Efisiensi waktu dan biaya
Ketika menggunakan metode pencatatan single entry, pelaku bisnis dapat menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan sistem akuntansi yang rumit. Alat dan perangkat yang diperlukan untuk pencatatan single entry relatif murah dan mudah didapatkan.
3. Memudahkan proses pengambilan keputusan
Dengan pencatatan single entry, pengusaha dapat dengan mudah melihat total pendapatan dan pengeluaran yang mereka miliki setiap periode. Hal ini sangat penting dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan operasional usaha maupun perencanaan untuk ekspansi bisnis.
4. Mendorong fokus pada arus kas
Ketika menggunakan pencatatan single entry, pelaku bisnis akan lebih fokus pada arus kas perusahaan. Arus kas merupakan hal yang penting dalam kelangsungan usaha, terutama pada usaha kecil dan menengah. Dengan fokus pada arus kas, pengusaha akan lebih memperhatikan tingkat likuiditas yang dimiliki oleh usahanya.
5. Sesuai untuk usaha kecil dan sederhana
Metode pencatatan single entry sangat cocok untuk usaha kecil dan menengah atau usaha yang tidak memiliki banyak transaksi yang kompleks. Seiring berkembangnya usaha, pelaku bisnis dapat beralih ke sistem pencatatan double entry apabila diperlukan.
Meskipun pencatatan single entry memiliki kelebihan, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti lambatnya deteksi kesalahan dan kurang informatif bagi pengambil keputusan perusahaan. Namun, bagi usaha kecil dan menengah yang sedang mencari metode pencatatan transaksi yang sederhana, pencatatan single entry dapat menjadi solusi yang ideal.