Pertumbuhan sekunder merupakan mekanisme yang menjadi berpengaruh pada proses pertumbuhan tanaman, terutama dicotyledoneae dan gymnospermae. Pertumbuhan sekunder ini berlangsung dengan intensif dan berkelanjutan, melebarkan diameter batang dan akar tanaman.
Proses ini menjadi pemicu sejumlah perubahan pada morfologi dan fungsi pada tanaman. Namun, ada sejumlah dampak yang diperdebatkan apakah seharusnya dihubungkan langsung dengan pertumbuhan sekunder atau tidak.
Dampak Pertumbuhan Sekunder
Berikut ini adalah dampak yang terjadi akibat pertumbuhan sekunder pada tanaman:
- Penebalan Batang dan Akar
Pertumbuhan sekunder berkontribusi terhadap peningkatan diameter pada batang dan akar. Tanaman memiliki jaringan khusus yang disebut kambium vaskular, yang diproduksi selama pertumbuhan primer dan berperan dalam pertumbuhan sekunder ini.
- Morfologi Tanaman
Pada tanaman, pertumbuhan sekunder juga berkontribusi terhadap morfologi mereka. Bentuk batang dan akar banyak dipengaruhi oleh pertumbuhan ini.
- Stabilitas Tanaman
Dengan pertambahan diameter batang dan akar, stabilitas tanaman juga ikut meningkat. Tanaman menjadi lebih kokoh dan sulit tumbang karena hujan atau angin.
Dampak Yang Tidak Langsung Terkait Pertumbuhan Sekunder
Satu dampak yang tidak sejalan dengan dampak lainnya dari pertumbuhan sekunder adalah:
Percepatan Proses Fotosintesis
Pada umumnya, banyak yang percaya bahwa pertumbuhan sekunder berkontribusi terhadap peningkatan proses fotosintesis pada tanaman. Namun, pernyataan ini kurang akurat. Meskipun peningkatan diameter batang dapat meningkatkan jumlah kambium vaskular, hal ini tidak secara langsung berhubungan dengan proses fotosintesis.
Proses fotosintesis terjadi di dalam kloroplas dan terutama pada daun, bukan pada batang atau akar. Pertumbuhan sekunder memang menyebabkan peningkatan pada jumlah jaringan vaskular, tapi hal ini tidak meningkatkan kemampuan tanaman untuk melakukan fotosintesis.
Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa pertumbuhan sekunder banyak memberikan pengaruh terhadap stabilitas dan morfologi tanaman, namun tidak memiliki kontribusi langsung dalam percepatan proses fotosintesis. Meski begitu, pertumbuhan sekunder ini memiliki peran besar dalam memastikan bahwa tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
Jika Anda menemukan topik ini menarik dan ingin memahami lebih lanjut, jangan ragu untuk menggali lebih jauh. Ada banyak sekali pengetahuan menarik tentang pertumbuhan sekunder pada tanaman yang bisa Anda eksplorasi.