Ketahanan nasional bukan hanya kata-kata kosong. Ia merupakan inti dari negara Indonesia. Ketahanan nasional merupakan langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan, kemerdekaan, dan keutuhan NKRI. Secara umum, dalam pemahaman kita, ketahanan nasional adalah upaya pertahanan, baik secara fisik maupun non-fisik, oleh semua komponen bangsa guna menjaga keutuhan nasional dari setiap bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan. Jadi, apa yang menjadi landasan konseptual yang mendasari?
Pertahanan Indonesia: Landasan Konseptualnya
Ketahanan nasional memiliki landasan konseptual yang kuat dan didasari oleh beberapa prinsip pokok. Prinsip-prinsip ini adalah kerangka kerja berpikir untuk membangun dan mempertahankan ide ketahanan nasional. Prinsip utama adalah merujuk pada Pancasila dan UUD 1945, dua dokumen fundamen dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita.
Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan ideologi dan konstitusi negara adalah titik tolak ketahanan nasional kita. Pancasila yang memberikan nilai-nilai luhur bagi bangsa serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, menjadi ciri utama dalam membangun ketahanan sebuah bangsa. Sementara UUD 1945 menjelaskan tentang bagaimana struktur dan mekanisme pemerintahan yang efektif, dan juga menjelaskan hak serta kewajiban warga negara dalam mempertahankan kedaulatan negara.
Membangun Ketahanan yang Holistik
Jika dilihat lebih dalam, ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual yang didasari oleh wawasan nusantara. Dalam Memahami Wawasan Nusantara, kita dapat mengidentifikasi bahwa ketahanan nasional Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis, demografis, sosial-budaya, dan politik Indonesia.
Hal ini berarti bahwa kita harus membangun kemampuan pertahanan dari berbagai aspek. Tidak hanya militer, tetapi juga ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lainnya. Perpaduan semua elemen ini akan membentuk ketahanan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Konseptualisasi ketahanan nasional adalah langkah penting bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan di abad 21. Dengan memahami Pancasila dan UUD 1945, serta variabel lainnya yang mempengaruhi, kita bisa membangun suatu negara yang kuat dan tangguh.
Untuk itu, setiap warga negara harus memahami dan menerapkan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, misi kita sekalian adalah memperkuat pemahaman kita tentang ketahanan nasional dan melibatkannya dalam setiap aspek kehidupan kita.