Sumber Energi Berikut yang Merupakan Barang Impor di Indonesia

Indonesia, sebagai negara kepulauan yang memiliki berbagai potensi alam, tetap saja memerlukan barang-barang impor untuk memenuhi berbagai kebutuhan, khususnya dalam sektor energi. Ketergantungan Indonesia terhadap energi impor adalah bagian integral dari perekonomian nasional. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa jenis sumber energi utama yang menjadi komoditas impor di Indonesia.

Minyak Mentah

Sebagai negara penghasil minyak besar di dunia pada era ’70-an dan ’80-an, paradoksnya, Indonesia saat ini adalah negara pengimpor minyak mentah. Faktanya, menurut BPS, jumlah impor minyak mentah Indonesia mencapai 355,60 juta barel pada 2019. Keberlanjutan produksi minyak yang menurun dan peningkatan permintaan energi menjadi alasan utama kebutuhan impor ini.

Gas Alam

Sekalipun Indonesia memiliki cadangan gas alam yang cukup banyak, namun beberapa jenis gas alam masih diimpor untuk mendukung industri petrokimia. Menurut BP Statistical Review of World Energy, negara ini mengimpor sebanyak 3,09 juta ton LNG (Liquefied Natural Gas) pada tahun 2019.

Batu Bara

Meskipun Indonesia dikenal sebagai salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia, tetapi masih terdapat beberapa jenis batu bara yang diimpor, khususnya untuk kebutuhan industri tertentu yang memerlukan batu bara dengan spesifikasi khusus.

Energia Alternatif: Produk Energi Terbarukan

Sejalan dengan upaya global untuk mengurangi emisi dan perubahan iklim, Indonesia juga mulai berinvestasi dalam energi alternatif, seperti panel surya dan turbin angin yang banyak diimpor. Dalam beberapa tahun terakhir, impor perlengkapan pemanfaatan energi terbarukan dan lainnya juga telah meningkat.

Dalam perjalanannya menuju pembangunan berkelanjutan, Indonesia tengah berupaya mengurangi ketergantungan pada energi impor dan lebih meningkatkan pemanfaatan sumber energi lokal. Namun, hingga saat ini, beberapa sumber energi masih harus diimpor untuk memenuhi kebutuhan perekonomian dan masyarakat.

Leave a Comment