Norma Hukum: Diakui Sebagai Ketentuan Sah oleh Masyarakat karena Bersumber dari Kehendak Bersama

Masyarakat merupakan sebuah entitas yang saling terkait satu dengan lainnya dengan berbagai aturan dan norma yang membimbing perilaku anggotanya. Alih-alih menjadi serangkaian perintah acak dan subjektif, norma-norma ini pada dasarnya menjadi hukum dalam bentuk yang paling sederhana dan fundamental. Hukum dalam pengertian ini biasa disebut sebagai norma hukum. Nampaknya, hal yang paling mengejutkan tentang norma hukum adalah sejauh mana mereka diakui oleh masyarakat sebagai bentuk ketentuan yang sah karena mereka bersumber dari tempat yang sama dengan kebenaran kolektif dan kehendak bersama.

Mengapa Norma Hukum Penting?

Norma hukum bertindak sebagai penjaga stabilitas dan ketertiban dalam masyarakat. Ketika setiap individu mengikuti standar ini, fungsi-fungsi masyarakat berjalan dengan lancar dan konflik dapat diselesaikan dalam cara yang adil dan terstruktur. Norma hukum juga mencerminkan nilai-nilai dan norma sosial yang dipatuhi masyarakat di suatu tempat. Itulah mengapa benturan antara hukum dan norma sosial dapat menghasilkan konflik di masyarakat.

Dasar Pengakuan Masyarakat

Pada kenyataannya adalah norma hukum diakui oleh masyarakat sebagai ketentuan yang sah tidak semata karena aturannya saja, melainkan juga dikarenakan sumber asal-usulnya. Norma hukum diametral bukan entitas yang dirancang dengan suka dan duka oleh sekelompok individu tertentu, melainkan bersumber dari kehendak bersama masyarakat.

Salah satu alasan utama penerimaan masyarakat terhadap norma hukum adalah partisipasinya dalam pembentukan mereka, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam demokrasi, misalnya, hukum dirancang oleh para pejabat yang dipilih oleh rakyat. Meskipun masyarakat (atau mayoritas dari mereka) tak mendesain hukum tersebut secara langsung, mereka tetap berpengaruh pada proses pembuatannya melalui perwakilan mereka.

Ada juga konsep penerimaan sosial dalam hukum, yang berarti bahwa hukum seharusnya mencerminkan nilai dan norma masyarakat tempat mereka berlaku. Sementara itu, jika suatu hukum bertentangan dengan nilai-nilai atau norma-norma masyarakat, resiko tidak patuhnya masyarakat lebih besar. Dengan kata lain, norma hukum diterima ketika mereka mencerminkan norma yang hidup dalam masyarakat.

Kesimpulan

Norma hukum memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas dan ketertiban dalam masyarakat. Pengakuan mereka sebagai ketentuan yang sah oleh masyarakat pada dasarnya berasal dari kenyataan bahwa mereka bersumber dari kehendak bersama masyarakat. Dengan demikian, norma hukum tidak hanya merupakan serangkaian aturan objektif, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai dan norma dari masyarakat tempat mereka berlaku. Ini menjelaskan mengapa hukum sering kali mempengaruhi dan dipengaruhi oleh masyarakat secara keseluruhan.

Leave a Comment