Perkembangan sains dan teknologi seakan tidak ada habisnya. Namun, pernahkah kita merenung sejenak untuk menghargai perjalanan panjang manusia hingga mencapai titik sejauh ini? Salah satu momen paling penting dalam perjalanan manusia tersebut adalah saat manusia purba mulai bercocok tanam.
Dari Pengembara Menjadi Penetap
Manusia purba diperkirakan hidup selama era Pleistosen, sekitar 2.6 juta tahun yang lalu hingga sekitar 11,700 tahun yang lalu. Pada awalnya, manusia purba dikenal sebagai pemburu dan pengumpul. Mereka berpindah-pindah tempat mencari makanan, dan kehidupan mereka didasarkan pada kesempatan dan mobilitas.
Namun, ketika kita berbicara tentang era Neolitik atau Zaman Batu Muda, skenario ini berubah. Era Neolitik adalah periode dalam sejarah manusia yang ditandai oleh pengenalan pertanian, sekitar 10.000 SM. Pada masa ini, manusia purba telah belajar bagaimana bercocok tanam dan mulai hidup menetap.
Hidup Menetap
Keputusan untuk beralih dari kehidupan nomaden menjadi hidup menetap adalah salah satu momen paling signifikan dalam sejarah manusia. Mereka yang sebelumnya hidup berpindah-randah, kini mulai membentuk komunitas dan menetap di satu tempat.
Keuntungan dari bercocok tanam adalah mereka dapat menghasilkan makanan sendiri dan tidak perlu berpindah-pindah. Hal ini memungkinkan populasi manusia purba tumbuh dan mendorong perkembangan lebih lanjut dalam teknologi dan budaya.
Menetap Di…
Manusia purba yang hidup pada era bercocok tanam biasanya menetap di daerah berlimpah air dan memiliki tanah yang subur untuk pertanian. Beberapa situs arkeologi telah menunjukkan bahwa mereka umumnya tinggal di lembah sungai atau area dengan akses ke sumber air tawar.
Contoh manusia purba yang hidup pada masa ini adalah suku Natufian yang tinggal di wilayah Timur Tengah sekitar 14.500 – 11.500 tahun yang lalu. Mereka dikenal sebagai salah satu masyarakat pertama yang beralih dari gaya hidup pemburu-pengumpul ke era bercocok tanam.
Kesimpulan
Ketika kita merenung tentang sejarah panjang manusia, penting untuk menghargai setiap tahapan dalam perjalanan kita. Peralihan dari kehidupan berpindah-randah ke bercocok tanam dan menetap adalah titik balik dalam sejarah kita. Momen ini memberi kita kesempatan untuk berkembang dan mencapai titik di mana kita berada hari ini.