Metode ceramah atau pendekatan instruksional langsung adalah salah satu metode pendidikan yang paling umum digunakan. Namun, ada satu variasi metode ini yang cukup menarik untuk dipertimbangkan – metode ceramah yang dilakukan secara tiba-tiba tanpa adanya persiapan sama sekali. Dalam blog ini, kita akan menyelami lebih dalam tentang pendekatan pendidikan yang aneh namun menarik ini.
Apa Itu Metode Ceramah “Tiba-Tiba”?
Metode ceramah yang dilakukan secara tiba-tiba tanpa adanya persiapan sama sekali biasanya disebut sebagai ceramah ekstemporan. Kuliah ekstemporan tidak berarti bahwa pengajar tidak memiliki pengetahuan atau pemahaman mendalam tentang subjek. Sebaliknya, pendekatan ini mengharuskan pengajar untuk memanfaatkan pengetahuan yang ada dan menyesuaikannya dengan situasi mengajar yang baru dan tak terduga.
Bagaimana Proses Bekerjanya?
Secara tradisional, metode ceramah membutuhkan persiapan yang cermat dan terperinci. Namun, dalam metode ceramah ekstemporan, pengajar harus siap untuk berbagi informasi dan pengetahuan mereka segera dan sesuai kebutuhan. Ini memberikan fleksibilitas dan spontanitas, yang bisa sangat berguna dalam situasi atau lingkungan belajar yang dinamis.
Metode ceramah tiba-tiba ini membutuhkan keterampilan dan pengetahuan yang baik dari pengajar, serta kemampuan untuk memikirkan dan beradaptasi dengan cepat. Ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih responsif dan interaktif, di mana siswa dan pengajar bisa berpartisipasi dalam dialog dan pembelajaran bersama.
Potensi Dan Tantangan
Ada banyak potensi dan tantangan yang datang dengan pendekatan tiba-tiba untuk ceramah. Salah satu manfaat utamanya adalah fleksibilitas. Penyamaan pembelajaran menjadi lebih mudah dan responsif terhadap kebutuhan dan minat siswa. Ceramah dapat disesuaikan dengan pertanyaan, komentar, dan diskusi dalam kelas, yang membantu membuat materi lebih relevan dan menarik bagi siswa.
Namun, tantangan terbesarnya adalah bahwa pendekatan ini membutuhkan pengetahuan yang baik dan kesiapan mental dari pengajar. Mengajar tanpa persiapan membutuhkan kepercayaan diri, pengetahuan yang mendalam tentang subjek, dan kemampuan untuk berpikir cepat dan menggabungkan berbagai ide dan informasi dalam format yang dapat dimengerti oleh siswa.
Kesimpulan
Memang benar bahwa metode ceramah ekstemporan tidak cocok untuk setiap pengajar atau setiap situasi pembelajaran. Namun, jika digunakan dengan bijaksana dan oleh pengajar yang tepat, pendekatan ini bisa menjadi alat pembelajaran yang kuat dan efektif.