Salah satu indikator kesehatan tubuh yang sangat penting, namun sering kali diabaikan adalah denyut nadi. Denyut nadi maksimal adalah batas tertinggi detak jantung yang aman bagi seseorang selama berolahraga atau aktivitas fisik lainnya. Namun, tahukah Anda bagaiamana cara menghitung denyut nadi maksimal tersebut? Jika belum, mari kita telusuri lebih lanjut.
Formula Denyut Nadi Maksimal
Ternyata, ada rumus sederhana yang umum digunakan untuk menghitung denyut nadi maksimal, yaitu titik-titik dikurangi usia. Secara spesifik, rumusnya adalah 220 dikurangi usia seseorang. Misalnya, jika Anda berusia 30 tahun, maka denyut nadi maksimal Anda adalah 220 – 30 = 190 denyut per menit.
Ini merupakan nilai rata-rata yang berlaku umum dan bisa berbeda pada setiap individu karena faktor genetik, kondisi fisik dan kesehatan lainnya.
Pentingnya Mengetahui Denyut Nadi Maksimal
Mengetahui denyut nadi maksimal Anda dapat membantu menetapkan target denyut jantung saat berolahraga agar tidak melebihi batas yang aman. Ini juga bisa menjadi alat bantu dalam mengevaluasi sejauh mana intensitas olahraga yang Anda lakukan.
Jika detak jantung Anda saat berolahraga mendekati or melebihi denyut nadi maksimal, ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mendorong diri terlalu keras. Sebaliknya, jika detak jantung Anda berada jauh di bawah denyut nadi maksimal selama olahraga, mungkin Anda bisa mendorong diri sedikit lebih keras untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimal.
Kesimpulan
Mengetahui denyut nadi maksimal Anda dengan rumus sederhana titik-titik dikurangi usia dapat menjadi alat penting dalam merencanakan dan mengevaluasi latihan Anda. Ingatlah untuk selalu memantau detak jantung Anda selama olahraga untuk menjaga kesehatan dan keselamatan Anda.
Sumber:
- American Heart Association
- Mayo Clinic
- Centers for Disease Control and Prevention
Remember: health is wealth! Mari kita jaga tubuh kita dengan maksimal.
Note: Sebelum memulai atau meningkatkan intesitas program olahraga apa pun, pastikan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan.