Artificial Intelligence (AI), atau biasa kita kenal dengan istilah Kecerdasan Buatan, telah menjadi topik yang sangat populer dalam beberapa dekade terakhir. Namun, percakapan tentang AI sering kali hanya focuses pada perkembangan dan dampak teknologi AI terbaru. Untuk dapat lebih menghargai dan memahami teknologi ini, penting untuk melihat sejarah dan evolusinya. Salah satu titik kunci dalam sejarah AI adalah penciptaan istilahnya sendiri.
Awal Mula Istilah AI (Kecerdasan Buatan)
Istilah “Artificial Intelligence” pertama kali dikenalkan kepada dunia pada tahun 1956 oleh John McCarthy, seorang ilmuwan komputer dari Amerika. Tanggal tersebut secara luas dianggap sebagai awal dari era Kecerdasan Buatan.
McCarthy telah memusatkan perhatiannya pada satu pertanyaan: “Bisakah mesin berpikir?” Ia lalu mendapat dukungan dari beberapa peneliti lain seperti Marvin Minsky, Nathaniel Rochester dan Claude Shannon untuk mengadakan “Dartmouth Summer Research Project on Artificial Intelligence” yang menjadi awal dari AI.
Dartmouth Conference: Titik Balik Sejarah AI
Konferensi Dartmouth pada tahun 1956 banyak dianggap sebagai titik awal lahirnya disiplin ilmu AI. Dalam proposal mereka, para peneliti menyatakan bahwa setiap fitur yang dapat belajar atau menunjukkan kecerdasan dapat direplikasi dengan mesin. Inilah awal dimana manusia mulai memikirkan kemungkinan untuk menciptakan ‘kecerdasan’ pada mesin.
Evolusi AI
Sejak penciptaan istilah ini, AI telah mengalami banyak kemajuan dan abad 21 telah menjadi saksi eksponensial perkembangan ini. AI telah berkembang dari konsep awal menjadi teknologi yang tidak hanya memiliki potensi untuk belajar dan bertindak seperti manusia, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memahami, menganalisis dan merespon lingkungannya.
AI sekarang sudah tidak asing lagi, sering kali kita menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, dari penggunaan asisten virtual seperti Siri dan Alexa, hingga sistem rekomendasi di Netflix dan YouTube.
Kesimpulan
Istilah Artificial Intelligence, atau Kecerdasan Buatan, menjadi tonggak penting dalam sejarah umat manusia. Penciptaan istilah ini merujuk pada awal era baru di mana teknologi mulai dibuat untuk belajar dan bertindak mirip manusia. Meskipun AI masih merupakan bidang yang berkembang dan selalu berubah, kita telah melihat kemajuan luar biasa sejak penciptaan istilah ini pada tahun 1956.
Sekarang, AI telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari kita, dan kita mungkin hanya melihat puncak gunung es dari apa yang mungkin dicapai oleh AI di masa mendatang. Jadi, di mana kita akan pergi dari sini? Hanya waktu yang akan memberi tahu.