Dalam dunia pemrograman, terdapat berbagai istilah dan konsep yang bisa menjadi membingungkan bagi pemula. Salah satu konsep tersebut adalah “bagian program yang lebih kecil dan mandiri”. Bagian program yang lebih kecil dan mandiri ini biasa disebut sebagai subprogram atau fungsi. Subprogram adalah suatu blok dari kode program yang memiliki kegunaan atau fungsi tertentu dan dapat digunakan kembali (reusable).
Konsep subprogram ini sangat penting dalam pemrograman karena memberikan beberapa manfaat, seperti:
1. Meningkatkan Efisiensi
Dengan menggunakan subprogram, programmer dapat menggunakan kembali bagian kode yang sama tanpa perlu mengetik ulang seluruh kode tersebut. Ini sangat mempengaruhi efisiensi dalam penulisan kode program.
2. Menyederhanakan Kode Program
Subprogram dapat membantu programmer dalam memahami dan mengorganisasi kode dengan lebih baik. Dengan memecah problem menjadi beberapa subproblema yang lebih kecil dan membuat subprogram untuk setiap subproblema tersebut, kode program menjadi lebih mudah dipahami dan dikelola.
3. Memudahkan Pemeliharaan Kode
Subprogram juga membantu dalam pemeliharaan kode program. Jika ada bagian kode yang perlu diperbaiki atau diubah, programmer hanya perlu melakukan perubahan pada subprogram tersebut dan perubahan ini akan diterapkan pada seluruh bagian kode program yang menggunakan subprogram tersebut.
Contoh subprogram
def hitung_luas_persegi(panjang_sisi): luas = panjang_sisi ** 2 return luaspanjang_sisi = 5luas_persegi = hitung_luas_persegi(panjang_sisi)print(f"Luas persegi dengan panjang sisi {panjang_sisi} adalah {luas_persegi}")
Dalam contoh di atas, hitung_luas_persegi adalah subprogram yang menghitung luas persegi. Setiap kali kita perlu menghitung luas persegi, kita hanya perlu memanggil subprogram ini daripada menulis ulang logika penghitungan luas persegi tersebut.
Menggunakan subprogram atau fungsi adalah dasar dari pendekatan pemrograman yang disebut pemrograman prosedural. Dalam pendekatan ini, program dipecah menjadi sejumlah subprogram atau fungsi yang lebih kecil dan mandiri, yang masing-masing melakukan satu tugas tertentu. Dengan demikian, program menjadi lebih mudah untuk ditulis, dipahami, dan dikelola.