Kitab Yang Ditulis Pada Zaman Kerajaan Dan Berisi Kata Pancasila Adalah…

Kitab, sebagai bagian penting dari warisan budaya dan sejarah nasional kita, memberikan wawasan berharga tentang kehidupan, etika, dan spiritualitas nenek moyang kita. Salah satu yang menarik adalah sebuah kitab yang ditulis pada zaman kerajaan yang juga mencakup konsep Pancasila, nilai dasar yang melandasi Negara Republik Indonesia sejak kemerdekaannya pada 1945.

Pertanyaan yang kita hadapi adalah: Apakah kitab yang ditulis pada zaman kerajaan dan berisi kata ‘Pancasila’ itu?

Table of Contents

Pencarian Kitab Kerajaan

Pancasila adalah dasar filosofis bagi bangsa Indonesia. Pancasila adalah kata Sanskerta yang berarti ‘lima prinsip’, namun sejarahnya bukanlah pertama kalinya Indonesia menanggapi nilai-nilai ini. Meskipun kita umumnya mengasosiasikan Pancasila dengan konstitusi modern Indonesia, asal-usulnya dapat ditelusuri kembali ke zaman kerajaan.

Ada berbagai kerajaan yang pernah berdiri di Nusantara, dan banyak di antaranya yang mencatat tata cara, peraturan, dan nilai-nilai dalam berbagai kitab. Namun, tidak semua kitab itu menguraikan prinsip Pancasila secara eksplisit.

Sutasoma: Cerminan Warisan Pancasila

Salah satu kitab yang dapat kita lihat adalah kitab Sutasoma, sebuah puisi epos Jawa Kuno yang ditulis oleh Mpu Tantular selama era Majapahit, salah satu kerajaan paling kuat dalam sejarah Indonesia. Meskipun kitab ini secara historis dikaitkan dengan agama Budha, ia mencakup prinsip-prinsip yang secara luas dianggap mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

Dalam Sutasoma, kita menemukan konsep ‘Bhinneka Tunggal Ika’, yang berarti ‘Berbeda tetapi Tetap Satu’. Frasa ini, yang sekarang merupakan moto negara Indonesia, mewakili keragaman budaya, agama, dan etnis yang khas dari Indonesia, dan idealnya hidup berdampingan dalam harmoni dan kesatuan.

Kesimpulan

Dengan demikian, meski kitab zaman kerajaan tidak secara langsung menggunakan kata ‘Pancasila’, ada yang memuat prinsip-prinsip yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti terlihat dalam kitab Sutasoma. Hal ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila berakar dalam sejarah dan budaya Indonesia, berlangsung sejak zaman kerajaan hingga era modern.

Menghargai dan mempelajari kitab-kitab ini bukan saja memungkinkan kita untuk lebih memahami sejarah dan budaya kita, tetapi juga menganjurkan nilai-nilai tersebut untuk membantu memperkuat rasa identitas dan persatuan bangsa kita di masa depan.

Leave a Comment