Di Dalam Suatu Persilangan, Sifat Resesif Tidak Tampak Pada Fenotipe Keturunannya Apabila

Sebagai makhluk yang bergerak maju dari generasi ke generasi, aktivitas genetika berperan penting dalam memahami model pewarisan sifat dari orang tua ke keturunannya. Secara khusus, kita akan melihat bagaimana sifat resesif dalam persilangan dapat menjadi tidak tampak dalam fenotipe keturunannya.

Mengenal Sifat Resesif dan Dominan

Sebelum melangkah lebih jauh, penting untuk memahami apa itu sifat resesif dan dominan. Dalam genetika, sifat resesif adalah sifat yang hanya tampak bila individu memiliki dua alel sama untuk trait tersebut. Alel adalah dua atau lebih versi gen yang ditemukan di lokus yang sama dalam kromosom. Sebaliknya, sifat dominan adalah sifat yang tampak meskipun hanya ada satu alel dalam gen tersebut.

Contoh klasik dari ini adalah bunga ercis. Warna bunga merah (R) adalah dominan, sedangkan warna bunga putih (r) adalah resesif. Sebuah bunga ercis yang memiliki gen RR atau Rr akan berwarna merah, sedangkan bunga yang memiliki gen rr akan berwarna putih.

Persilangan dan Fenotipe

Persilangan adalah proses pemindahan gen atau alel dari orang tua ke anaknya. Fenotipe adalah manifestasi fisik karakter genetik yang diwariskan. Contoh fenotipe adalah warna mata, warna rambut, dan bentuk tubuh.

Bagaimana Sifat Resesif Tidak Tampak Pada Fenotipe Keturunannya?

Mengapa sifat resesif tidak tampak pada fenotipe keturunannya dalam persilangan? Jawabannya terletak pada hukum pewarisan Mendel. Dalam hukum pertama ini (hukum segregasi), setiap organisme memiliki dua alel untuk setiap sifat, dan alel ini dipisahkan selama pembentukan gamet (sel telur dan sperma). Dalam hukum kedua (hukum asortasi bebas), alel untuk sifat yang berbeda dipisahkan secara bebas satu dari yang lain.

Dalam persilangan, jika alel yang dominan hadir, maka sifat resesif tidak akan tampak pada generasi berikutnya. Misalnya, jika kita melakukan persilangan antara bunga berwarna merah (Rr) dengan bunga berwarna putih (rr), maka gen pada bunga hasil persilangan bisa jadi Rr atau rr. Meskipun ada kemungkinan muncul sifat putih (rr), namun jika yang muncul adalah Rr, maka warna merah akan menutupi warna putih (resesif).

Kesimpulan

Persilangan genetik dan fenotipe adalah subjek yang sangat penting dalam biologi dan genetika. Fenomena sifat resesif yang tidak tampak pada fenotipe keturunannya memberikan penjelasan tentang bagaimana variasi genetik dapat terjadi dan bagaimana sifat-sifat tertentu dapat “menyembunyikan” diri mereka dari generasi ke generasi. Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi, kita dapat memahami lebih dalam lagi tentang kerumitan dan keajaiban dari genetika dan warisan genetik kita.

Leave a Comment