Kesantunan berbahasa merupakan hal penting yang mencerminkan tata krama dan sopan santun seseorang dalam berkomunikasi. Namun, kenyataannya di era modern seperti sekarang ini, banyak masyarakat yang tidak lagi memperhatikan kesantunan berbahasa. Dalam artikel ini, kita akan membahas teks eksposisi mengenai isu rendahnya kesantunan berbahasa dalam masyarakat serta cara mengatasinya.
Faktor Rendahnya Kesantunan Berbahasa dalam Masyarakat
Beberapa faktor yang menjadi pemicu rendahnya kesantunan berbahasa di masyarakat antara lain:
- Pengaruh Media Sosial dan Internet
Internet dan media sosial telah memberikan dampak signifikan pada cara kita berkomunikasi. Namun, beberapa media sosial tidak memiliki batasan dan kontrol ketat dalam penggunaan bahasa yang sesuai. Akibatnya, banyak pengguna yang menggunakan bahasa yang kurang sopan dan kasar, yang pada akhirnya menjadi kebiasaan di masyarakat.
- Kurangnya Pendidikan dan Pembinaan Kesantunan Berbahasa
Pendidikan dan pembinaan bahasa yang kurang optimal dapat menyebabkan masyarakat tidak memiliki kesadaran akan pentingnya kesantunan berbahasa. Oleh karena itu, banyak orang yang tidak tahu atau mengabaikan aturan kesopanan dalam berbahasa.
- Konteks Budaya dan Sosial
Setiap budaya dan latar belakang sosial memiliki cara mereka sendiri dalam berbicara dan berkomunikasi. Dalam beberapa kasus, menggunakan bahasa yang tidak santun mungkin dianggap biasa dan diterima dalam kelompok sosial tertentu.
Cara Mengatasi Rendahnya Kesantunan Berbahasa dalam Masyarakat
Berikut ini beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi rendahnya kesantunan berbahasa dalam masyarakat:
- Pendidikan dan Pembinaan Kesantunan Berbahasa
Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu meningkatkan upaya dalam memberikan pendidikan dan pembinaan tentang kesantunan berbahasa. Hal ini dapat dilakukan melalui kurikulum sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, atau seminar yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesantunan berbahasa.
- Peran Orang Tua dan Lingkungan Keluarga
Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak, termasuk dalam hal kesantunan berbahasa. Ajarkan anak-anak mengenai tata krama dan sopan santun sejak dini agar mereka terbiasa dengan kesantunan berbahasa.
- Regulasi dan Kontrol Penggunaan Bahasa di Media Sosial
Pemerintah dan penyedia layanan media sosial dapat memiliki peran penting dalam menegakkan aturan dan regulasi yang membatasi penggunaan bahasa yang tidak sopan dan kasar. Dengan adanya kontrol yang lebih ketat, masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya menggunakan bahasa yang sopan di media sosial.
- Kampanye Kesadaran Masyarakat
Kampanye mengenai pentingnya kesantunan berbahasa juga perlu terus dilakukan. Media cetak, elektronik, dan sosial diharapkan dapat bersama-sama menyebarkan informasi dan pemahaman tentang arti penting kesantunan berbahasa dalam masyarakat.
Rendahnya kesantunan berbahasa dalam masyarakat merupakan isu yang perlu menjadi perhatian semua pihak. Dengan upaya bersama, kita dapat mengatasi hal tersebut dan menciptakan lingkungan komunikasi yang lebih sopan dan menghargai satu sama lain. Ingatlah bahwa kesantunan berbahasa merupakan cermin dari karakter dan sopan santun seseorang.