Sebagai seorang pemimpin agama, Nabi Muhammad SAW tentunya tidak sendirian dalam menjalani dan menyebarkan kebenaran. Selama hidupnya ia banyak dikenal dengan sahabat-sahabat yang setia membantu menyebarkan dakwah. Namun, satu anggota keluarganya yang tidak bisa dilupakan atas pengorbanan yang begitu besar dalam perjuangan dakwah adalah istrinya, Khadijah binti Khuwailid.
Khadijah adalah wanita yang sangat istimewa bagi Rasulullah SAW. Beliau adalah istri pertama Rasul dan bukan saja sebagai penghibur, tapi juga sebagai sahabat dekat yang membantu dengan segala jerih payah dan pengorbanan demi Dakwah. Berikut akan kita bahas lebih dalam tentang sosok Khadijah sebagai istri yang selalu melindungi dakwah Rasulullah dengan harta dan jiwanya.
Khadijah binti Khuwailid: Istri dan Pendukung Utama Rasulullah SAW
Khadijah binti Khuwailid adalah wanita terkemuka dari suku Quraisy yang kaya raya. Sebagai seorang pedagang sukses, Khadijah diakui memiliki kecerdasan, keberanian, dan ketekunan dalam mengelola usahanya. Namun, beliau tidak hanya berfokus pada karir sebagai pedagang. Sebagai seorang muslimah yang sangat taat, Khadijah juga sungguh-sungguh dalam membantu suaminya, Rasulullah SAW, dalam menyebarkan dakwah Islam.
Pengorbanan Khadijah dalam Melindungi Dakwah Rasulullah
Setelah Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu pertama, beliau mengalami banyak cobaan dan tekanan baik dari keluarga maupun masyarakat sekitar. Namun, beliau tidak pernah melupakan peranan serta pengorbanan istri tercintanya, Khadijah, yang selalu membantu dan meyakini dakwah yang disampaikannya.
- Pengorbanan Harta: Khadijah adalah wanita kaya dan memiliki banyak harta. Dalam perjuangan dakwah, harta Khadijah sangat membantu dan beliau bahkan rela membantu menyebarkan dakwah dengan menghabiskan seluruh harta yang dimilikinya demi perjuangan agama.
- Pengorbanan Tenaga: Beliau banyak memberikan dukungan dalam usaha menyebarkan dakwah. Beliau menolong Nabi Muhammad SAW dengan memberikan tenaga pikiran dan fisik. Bahkan, Khadijah merupakan pelipur lara Rasulullah SAW dalam menghadapi tekanan-tekanan yang sulit dalam menyebarkan dakwah.
- Pengorbanan Jiwa: Khadijah selalu membela kebenaran yang ditegakkan oleh suaminya. Ia bahkan dengan rela mengkorbankan segala sesuatu, termasuk keselamatan jiwanya. Beliau sampai menghadapi kecaman dari masyarakat dan keluarganya sendiri untuk tetap bersama suaminya dalam perjuangan dakwah.
Khadijah: Wanita Pertama yang Masuk Islam
Khadijah bukan hanya istri pertama Nabi Muhammad SAW, beliau juga merupakan wanita pertama yang masuk Islam. Ketika Nabi Muhammad SAW mengalami kejadian pertama kali menerima wahyu, Khadijahlah yang pertama kali percaya dan meyakini bahwa suaminya adalah utusan Allah. Beliau selalu mendukung dan menenangkan Rasulullah saat mengalami keguncangan setelah mendapatkan wahyu.
Kesimpulannya, Khadijah binti Khuwailid adalah istri Rasulullah yang selalu melindungi dakwah Rasulullah dengan harta dan jiwanya. Belialah sosok istri idaman yang sangat setia dan mendukung suaminya dalam perjuangan menyebarkan dakwah. Semoga kita bisa mengambil contoh dari kesetiaan dan pengorbanan Khadijah serta mengaplikasikannya dalam kehidupan kita sebagai umat muslim.