Sumber Radiasi yang Memancarkan Sinar Gamma dalam Pengobatan Kanker

Kanker, penyakit mematikan yang menjadi momok bagi manusia seluruh dunia, selalu menjadi fokus utama dalam penelitian medis. Saat ini, kita telah berhasil merumuskan berbagai jenis pengobatan dan terapi untuk melawan penyakit ini. Salah satu metode pengobatan yang paling efektif adalah terapi radiasi, khususnya yang menggunakan sinar gamma. Mengapa? Sejauh ini, sinar gamma adalah salah satu teknologi paling efektif yang digunakan dalam perang melawan kanker.

Apa Itu Sinar Gamma?

Sinar gamma adalah sejenis radiasi elektromagnetik, dan seperti halnya cahaya tampak, sinar-X dan radiasi ultraviolet, energi sinar gamma mengalir dalam gelombang. Namun, sinar gamma memiliki energi yang sangat tinggi, lebih tinggi dibandingkan jenis radiasi lainnya. Hal inilah yang membuatnya sangat efektif sebagai perangkat pengobatan.

Sumber Radiasi Gamma

Tidak semua sumber radiasi mampu memancarkan sinar gamma. Hanya sumber yang mampu memancarkan radiasi dengan energi sangat tinggi yang bisa melakukan hal ini. Beberapa contoh sumber radiasi yang dapat memancarkan sinar gamma termasuk isotop radioaktif seperti Cobalt-60 dan Iridium-192. Teknologi lain seperti mesin linear (linac) juga mampu memancarkan sinar gamma.

Cobalt-60 dan Iridium-192

Cobalt-60 adalah salah satu sumber radiasi sinar gamma yang paling banyak digunakan. Sejumlah tangkapan neutron oleh Cobalt-59 menghasilkan Cobalt-60, yang kemudian secara alami memancarkan sinar gamma dalam proses peluruhan radioaktifnya.

Mirip dengan Cobalt-60, Iridium-192 juga merupakan isotop radioaktif yang memancarkan sinar gamma. Iridium-192 biasa digunakan dalam brachytherapy, sebuah prosedur pengobatan kanker yang melibatkan penempatan sumber radiasi langsung ke area tubuh di mana terdapat sel-sel kanker.

Mesin Linear (Linac)

Sumber radiasi lainnya adalah mesin linear (linac), perangkat yang menggunakan tegangan listrik untuk menghasilkan sinar gamma. Dengan perangkat medis ini, sumber radiasi tidak perlu ditempatkan langsung di tubuh pasien melainkan diarahkan dari luar.

Terapi Radiasi Sinar Gamma

Dalam terapi radiasi sinar gamma, sinar berenergi tinggi ini berfokus pada tumor atau area yang terkena kanker. Energi tinggi sinar gamma merusak DNA sel-sel kanker, yang menghentikan mereka dari pembelahan dan pertumbuhan lebih lanjut. Dalam istilah awam, sinar gamma pada dasarnya ‘menghancurkan’ sel-sel kanker.

Meskipun peran utama sinar gamma adalah merusak sel-sel kanker, jenis terapi ini harus dilakukan dengan hati-hati. Para ahli harus memastikan bahwa radiasi hanya terfokus pada sel-sel kanker agar tidak merusak sel-sel sehat di sekelilingnya. Dengan teknologi modern, ini kini lebih mungkin untuk dicapai daripada sebelumnya.

Dalam dunia medis modern saat ini, kombinasi sinar gamma dan pendekatan pengobatan kanker lainnya menawarkan harapan baru bagi jutaan penderita di seluruh dunia. Dengan terus melakukan penelitian dan pengembangan, kita berharap dapat melakukan peningkataan lebih lanjut terhadap keefektifan metode penanganan ini. Sumber radiasi yang memancarkan sinar gamma adalah alat penting dalam perang melawan kanker dan penemuan serta peningkatan lebih lanjut pasti akan terus ditemukan.

Leave a Comment