Sejarah memiliki arti penting dalam hidup kita. Ia memberi kita perspektif tentang bagaimana hidup dan masyarakat berubah sepanjang waktu. Terdapat banyak sejarahwan hebat yang telah berkontribusi kepada pengetahuan kita tentang masa lalu, namun ada satu tokoh berkebangsaan Yunani yang cukup istimewa. Dia adalah orang yang secara luas dianggap sebagai “Bapak Sejarah” atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai “The Father of History”. Nama resminya adalah Herodotus.
Siapa Herodotus?
Herodotus lahir di Kota Halicarnassus, sekarang Bodrum di Turki modern, pada abad ke-5 SM. Dia menghabiskan sebagian besar hidupnya berkunjung ke belantara Timur Tengah dan Afrika, dan menulis tentang perjalanan serta penemuannya dalam buku yang pertama kali dikenal berjudul ‘Historia’ dalam bahasa Yunani.
Herodotus dikenal karena memberikan dokumentasi detail tentang peristiwa historis dan kehidupan budaya pada zamannya. Pemikirannya jauh melampaui batas kisah-kisah tempat asalnya, dan menghasilkan sebuah catatan yang luas dan sangat informatif tentang dunia kuno.
Mengapa Herodotus dianggap sebagai “The Father of History”?
Herodotus adalah orang pertama yang mengumpulkan kisah yang berbeda dan mencoba memberikan penjelasan rasional untuk peristiwa yang terjadi. Metode penelitiannya, walaupun tidak sempurna menurut standar modern, menandai titik awal dari cara penulisan sejarah.
Herodotus mendokumentasikan sejarah dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Ia menginvestigasi cerita yang diterimanya, mencoba memverifikasi informasinya sendiri, dan kemudian menyajikannya dengan cara yang terstruktur dan logis. Dia tidak hanya memberikan catatan peristiwa, tetapi juga mencoba untuk memahami penyebab dan efek dari peristiwa tersebut.
Dampak Herodotus pada Penulisan Sejarah
Herodotus membuka jalan bagi sejarawan berikutnya seperti Thucydides, Xenophon dan banyak lagi. Karya-karyanya masih dipelajari dan dihargai hingga hari ini. Komentar-komentar kritisnya tentang mitos dan tradisi, metodenya yang logis dan sistematis dalam menganalisis sumber dan data, serta keinginan yang tulus untuk mencari kebenaran menjadikan Herodotus sebagai tokoh penting dalam penulisan sejarah.
Kesimpulan
Herodotus, seorang tokoh berkebangsaan Yunani, dikenang sebagai “The Father of History” karena kontribusinya yang luar biasa dalam metodologi dan penulisan sejarah. Dia menunjukkan kepada kita bahwa sejarah bukan hanya sekedar berkumpulnya peristiwa, tapi juga tentang memahami alasan mengapa sesuatu terjadi dan dampaknya terhadap masyarakat dan budaya. Herodotus mungkin sudah berusia ribuan tahun, tetapi warisan dan pengaruhnya tetap relevan hingga hari ini.