Hal yang menarik dari karya seni, seperti patung, adalah keragamannya. Tidak ada dua patung yang persis sama, dan setiap seniman memiliki gaya dan teknik mereka sendiri. Namun, kita dapat secara garis besar mengelompokkan patung menjadi dua kategori berdasarkan perwujudannya atau bentuknya.
Patung Relief
Jenis patung pertama yang akan kita bahas adalah patung relief. Patung relief adalah seni tiga dimensi yang dipahat pada permukaan datar seperti dinding atau batu. Seni ini disebut ‘relief’ karena bentuk atau motif yang dipahat ‘muncul’ atau ‘naik’ dari permukaan benda tersebut. Biasanya patung ini dipasang langsung pada dinding bangunan atau monumen.
Patung relief ini masih bisa dibedakan lagi menjadi beberapa jenis, seperti relief tinggi (high relief) dan relief rendah (low relief atau bas-relief). Pembedanya terletak pada sejauh mana bentuk patung tersebut ‘naik’ atau ‘muncul’ dari permukaan benda tersebut.
Mungkin Anda merasa familiar dengan patung relief ini. Salah satu contoh patung relief paling terkenal adalah Candi Borobudur di Indonesia. Candi ini menggambarkan berbagai cerita-cerita dalam agama Buddha dengan ratusan patung relief yang dipahat dengan indah.
Patung Bebas
Jenis patung kedua adalah patung bebas. Patung bebas adalah patung yang dapat dilihat dan diapresiasi dari semua arah. Patung bebas biasanya berdiri sendiri dan tidak terpasang pada suatu permukaan. Patung ini bisa dipahat dari berbagai bahan, seperti kayu, batu, marmer, bahkan logam.
Patung bebas ini umumnya memiliki bentuk dan detail lebih kompleks dibandingkan patung relief. Ini karena patung bebas bisa dilihat dan dinikmati dari berbagai arah, sehingga seniman harus memperhatikan detail dari semua sisi patung tersebut.
Contoh paling terkenal dari patung bebas mungkin adalah Patung Liberty di Amerika Serikat atau Patung Dewa Ruci di Indonesia. Kedua patung ini memiliki detail yang sangat rumit dan dapat dilihat dari berbagai sudut.
Penutup
Patung, baik itu relief atau bebas, adalah karya seni yang luar biasa. Seniman membutuhkan teknik, keterampilan, dan bakat yang besar untuk membentuk bahan-bahan mentah menjadi patung yang indah dan penuh makna. Semoga melalui pembahasan ini, kita semua bisa lebih menghargai seni patung dan kerja keras seniman yang ada di baliknya.