Alat Ukur Panjang yang Digunakan untuk Mengukur Diameter Bagian Dalam Pipa

Mengukur diameter bagian dalam pipa merupakan hal yang penting dalam berbagai aplikasi industri, konstruksi, dan teknik. Untuk mengukur diameter bagian dalam pipa dengan akurat, kita membutuhkan alat yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan membahas alat pengukur panjang yang digunakan untuk mengukur diameter bagian dalam pipa, serta cara kerja dan kegunaannya dalam berbagai situasi.

Alat Ukur Panjang: Mikrometer Sekrup Internal

Alat yang paling umum digunakan untuk mengukur diameter bagian dalam pipa adalah mikrometer sekrup internal. Alat ini terdiri dari sekrup pengukur, busur, dan cakram pengukuran. Mikrometer sekrup internal dirancang khusus untuk mengukur diameter bagian dalam benda kerja berongga seperti pipa dan silinder.

Cara Kerja Mikrometer Sekrup Internal

Mikrometer sekrup internal bekerja dengan menggunakan prinsip sekrup pengukur yang memiliki ulir berjarak tetap. Saat sekrup pengukur diputar, busur akan bergerak maju atau mundur sesuai dengan arah putaran. Selanjutnya, diameter bagian dalam pipa diukur dengan membandingkan posisi busur relatif terhadap cakram pengukuran.

  1. Pasang mikrometer sekrup internal pada bagian dalam pipa yang akan diukur.
  2. Putar sekrup pengukur hingga busur menempel dengan pas pada dinding pipa.
  3. Catat nilai pada cakram pengukuran dan tambahkan dengan angka pada sekrup pengukur.
  4. Nilai ini merupakan diameter bagian dalam pipa yang diukur.

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Mikrometer Sekrup Internal

Kelebihan penggunaan mikrometer sekrup internal antara lain:

  • Akurasi tinggi, dengan kemampuan mengukur hingga 0.01 milimeter atau lebih.
  • Mudah digunakan dan diterapkan pada berbagai ukuran pipa.

Namun, mikrometer sekrup internal juga memiliki beberapa kekurangan:

  • Rentan terhadap kesalahan pengguna, seperti penempatan busur yang tidak tepat pada dinding pipa.
  • Alat ini tidak cocok untuk mengukur diameter bagian dalam pipa dengan sudut atau bentuk yang tidak teratur.

Alternatif Lain: Dial Bore Gauge

Selain mikrometer sekrup internal, alat ukur panjang lain yang digunakan untuk mengukur diameter bagian dalam pipa adalah dial bore gauge. Dial bore gauge merupakan alat yang lebih praktis dan serba guna, tetapi dengan tingkat akurasi yang lebih rendah dibandingkan mikrometer sekrup internal.

Cara Kerja Dial Bore Gauge

Dial bore gauge bekerja dengan menggunakan probe dan dial indikator. Probe ditempatkan pada bagian dalam pipa yang akan diukur, sementara dial indikator menunjukkan perubahan diameter dalam bentuk angka pada layar.

  1. Pasang dial bore gauge pada diameter bagian dalam pipa yang akan diukur.
  2. Putar probe hingga mencapai titik terluas dari dinding pipa.
  3. Catat nilai pada dial indikator sebagai diameter bagian dalam pipa.

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Dial Bore Gauge

Kelebihan penggunaan dial bore gauge antara lain:

  • Mudah digunakan dan fleksibel untuk berbagai ukuran dan bentuk pipa.
  • Biaya yang lebih murah dibandingkan mikrometer sekrup internal.

Namun, dial bore gauge juga memiliki beberapa kekurangan:

  • Akurasi yang lebih rendah dibandingkan mikrometer sekrup internal, terutama pada diameter kecil.
  • Rentan terhadap kesalahan pengguna, seperti penempatan probe yang tidak tepat pada dinding pipa.

Kesimpulannya, alat ukur panjang yang digunakan untuk mengukur diameter bagian dalam pipa adalah mikrometer sekrup internal dan dial bore gauge. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga pemilihan alat harus disesuaikan dengan kebutuhan pengukuran dan tingkat akurasi yang diinginkan.

Leave a Comment