Jika Anda pernah berada di dalam ruangan kelas, tidak diragukan lagi bahwa Anda akan melihat guru yang mengajukan berbagai pertanyaan kepada siswa. Pertanyaan tersebut merupakan bagian integral dari proses pembelajaran, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan pemahaman mereka dan membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang materi pelajaran. Namun, pernahkah Anda menyadari bahwa tidak semua pertanyaan yang diajukan guru kepada siswa adalah pertanyaan pemantik?
Memahami Pertanyaan Pemantik
Pertanyaan pemantik sering digunakan dalam melibatkan siswa dalam pembelajaran yang aktif, serta merangsang pemikiran kritis dan reflektif. Pertanyaan jenis ini biasanya bersifat terbuka, memungkinkan siswa untuk berpikir secara luas dan mendalam tentang berbagai konsep dan ide yang kompleks. Pertanyaan pemantik coba mengeksplorasi bagian terdalam dari pemahaman siswa, memungkinkan mereka untuk merenung, mempertanyakan, dan menghubungkan pengetahuan mereka.
Tapi, Tidak Semua Pertanyaan Adalah Pemantik
Walaupun pertanyaan pemantik penting untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih kaya, tidak semua pertanyaan yang diajukan oleh guru kepada siswa ada pertanyaan pemantik. Sebaliknya, ada banyak pertanyaan yang berfungsi lebih untuk memeriksa pemahaman siswa atau untuk memberikan informasi baru dalam konteks ajaran.
Pertanyaan-pertanyaan ini ada nilai dan kegunaannya sendiri, tapi tidak cukup dalam mendorong siswa untuk melampaui pemahaman dasar dan bergerak menuju yang lebih kompleks.
Pentingnya Balanse
Sementara fervor kita untuk mengembangkan pemikiran kritis siswa, penting juga untuk memastikan bahwa ada keseimbangan yang baik antara berbagai jenis pertanyaan yang diajukan. Pertanyaan pemantik yang baik dapat memantik pemikiran yang mendalam dan kritis, tetapi semua siswa juga memerlukan kesempatan untuk menguasai pengetahuan dasar dan memahami informasi baru dan konsep dalam konteks ajaran.
Ini adalah perspektif yang penting bagi guru untuk diingat. Ketika guru mengajukan pertanyaan, mereka tidak hanya mencari jawaban. Mereka mencoba untuk membangun pemahaman, untuk memprovokasi pemikiran, dan, paling penting, untuk memfasilitasi pembelajaran.
Dengan memastikan keseimbangan antara pertanyaan pemantik dan jenis pertanyaan lainnya, Guru dapat membantu siswa untuk mendapatkan pemahaman yang lebih solid dan mendalam tentang materi yang mereka pelajari. Sehingga, bukan hanya mempertanyakan, mereka juga membantu siswa untuk berpikir, memahami, dan belajar.