Sebagai seorang nabi diwartakan dalam Al-Quran, Nabi Yakub atau Ishaq bin Ibrahim adalah begitu penting dalam sejarah Islam. Beliau dikenal sebagai ayah dari Nabi Yusuf, seorang nabi yang karismatik, bijak dan sangat dicintai oleh Allah SWT. Dalam kisah Nabi Yakub dan Nabi Yusuf, terdapat sebuah peristiwa yang sangat menarik: apa yang menjadi pesan Nabi Yakub setelah mendengar mimpi Nabi Yusuf? Mari kita bahas lebih lanjut.
Mimpi Nabi Yusuf yang Ajaib
Pada suatu hari, Nabi Yusuf bercerita tentang mimpinya kepada Nabi Yakub. Dalam mimpi itu, Nabi Yusuf melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan sujud kepadanya. Nabi Yakub, yang memiliki kebijaksanaan dalam memahami mimpi, menyadari bahwa mimpi itu adalah tanda dari kebesaran yang akan Nabi Yusuf capai.
Pesan Nabi Yakub Kepada Nabi Yusuf
Nabi Yakub memberikan pesan yang sangat penting kepada Nabi Yusuf setelah mendengar mimpinya. Pesan tersebut adalah:
- Menjaga Rahasia Mimpi
Nabi Yakub menasehati Nabi Yusuf untuk menjaga rahasia mimpi tersebut dan tidak memberitahukannya kepada saudara-saudaranya. Beliau khawatir saudara-saudara Nabi Yusuf akan merasa iri dan mengakibatkan berbagai fitnah pada Nabi Yusuf. Sesungguhnya, kecemburuan dan iri hati bisa mengakibatkan perpecahan dalam keluarga, seperti yang nantinya terjadi pada Nabi Yusuf.
- Mengandalkan Allah SWT
Sebagai anak yang sholeh dan taat, Nabi Yusuf diingatkan oleh Nabi Yakub untuk tetap mengandalkan Allah SWT dalam menjalani segala urusan hidup. Nabi Yakub yakin bahwa Allah SWT akan menolong dan melindungi Nabi Yusuf dalam segala kesulitan.
- Menerima Takdir dan Kebesaran Allah SWT
Mimpi Nabi Yusuf adalah bukti dari kemuliaan yang akan ia raih di masa depan. Namun, Nabi Yakub mengingatkan putranya tersebut agar selalu bersabar dan menerima takdir yang telah Allah SWT gariskan.
Kesimpulan
Pesan Nabi Yakub kepada Nabi Yusuf setelah mendengar mimpinya adalah sabda yang penting untuk kita renungi dan ambil hikmahnya. Mari kita terus belajar dari kisah-kisah para nabi dalam Al-Quran, serta menyadari bahwa kecemburuan dan iri hati bisa memecah belah, sementara keimanan dan tawakal kepada Allah SWT akan mengantarkan kita pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kisah Nabi Yakub dan Nabi Yusuf dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari.