Mengupas Landasan Dasar dalam Merumuskan Profil Pelajar Pancasila: Apa Saja yang Tidak Termasuk?

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini, termasuk kepada pelajar sangatlah penting. Profil Pelajar Pancasila diciptakan sebagai pedoman dan arah pandang bagi para pelajar dalam memahami dan mengamalkan Pancasila. Namun, ada beberapa konsep yang sering dikaitkan dengan landasan dasar profil pancasila namun sebetulnya bukan.

Sebelum kita mengupas lebih jauh, alangkah baiknya jika kita memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Profil Pelajar Pancasila. Profil Pelajar Pancasila adalah ciri atau gambaran umum tentang bagaimana seharusnya seorang pelajar Indonesia yang telah memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya.

Dalam menetapkan Profil Pelajar Pancasila, ada beberapa landasan yang menjadi dasar. Namun, ada juga beberapa hal yang sering kali disalahpahami sebagai landasan dasarnya. Berikut beberapa hal yang tidak termasuk sebagai landasan dasar:

Ideologi Lain

Walaupun dalam konteks global, beragam ideologi ada dan dapat mempengaruhi pemikiran seseorang, namun dalam merumuskan profil pelajar Pancasila, kita tidak harus berpegang ke ideologi lain. Pancasila sebagai falsafah dan ideologi bangsa Indonesia lah yang menjadi paku dasar utama.

Agama dan Keyakinan Pribadi

Walaupun Pancasila mencakup sila pertama “Ketuhanan dengan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa”, dalam merumuskan profil pelajar Pancasila, agama atau keyakinan pribadi bukanlah menjadi satu-satunya acuan. Pancasila mencakup semua agama dan keyakinan yang ada di Indonesia, dan bukan tentang agama tertentu atau keyakinan individu.

Norma dan Hukum yang Tidak Berkeadilan

Beberapa norma masyarakat atau hukum tertentu dapat bertentangan dengan Pancasila, khususnya jika mereka merusak keadilan sosial. Oleh karena itu, tidak semua norma dan hukum menjadi landasan dalam merumuskan profil pelajar Pancasila.

Dalam pengajaran dan penerapan Pancasila kepada pelajar, maka relevan untuk mempertimbangkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang sejalan dengan Pancasila. Kebenaran tentang Pancasila muncul dari pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang menganut nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan demokrasi.

Kita semua berharap bahwa generasi muda Indonesia dapat menjadi Pancasilais yang authentik, dimana mereka dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kita perlu terus membimbing dan mendidik mereka agar dapat memahami Pancasila lebih mendalam lagi dan dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka.

Leave a Comment