Sudah tahukah Anda mengenai pendekatan whole language? Pendekatan ini ialah suatu strategi dalam pengajaran yang melibatkan seluruh elemen dalam proses pembelajaran bahasa. Strategi ini dianggap sebagai cara yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu bahasa. Dalam blog kali ini, kita akan membahas sebuah skenario pembelajaran yang memuat 8 komponen dari pendekatan whole language. Tetaplah bergabung!
Pendahuluan
Pendekatan whole language tidak hanya fokus pada pengajaran grammar dan kosakata saja, melainkan juga memberikan pemahaman mengenai konteks dan makna dalam bahasa yang diajarkan. Berikut adalah delapan komponen utama dalam pendekatan whole language yang dapat dimasukkan dalam skenario pembelajaran:
- Membaca sejati
- Menulis makna
- Mini lesson
- Pembelajaran berbasis proyek
- Pemahaman bahasa
- Bermain peran
- Interaksi dan diskusi
- Penilaian otentik
Skenario Pembelajaran
Berikut ini adalah skenario pembelajaran yang melibatkan 8 komponen pendekatan whole language dalam pengajaran bahasa Inggris.
1. Membaca Sejati
Dalam suatu kelas, guru memberikan sebuah cerita pendek dalam Bahasa Inggris yang perlu dibaca oleh siswa. Cerita ini dapat berisi berbagai kosakata baru yang belum dipelajari siswa.
2. Menulis Makna
Setelah siswa membaca, mereka diminta untuk menulis apa yang telah mereka pahami dari cerita tersebut dalam bentuk kalimat atau paragraf.
3. Mini Lesson
Guru lalu membagikan dan menjelaskan beberapa kosakata baru yang ada di cerita tersebut kepada seluruh siswa.
4. Pembelajaran Berbasis Proyek
Selanjutnya, siswa diminta untuk membuat proyek, misalnya menulis cerita singkat sendiri dengan mengadopsi beberapa kosakata baru yang telah dipelajari.
5. Pemahaman Bahasa
Para siswa diminta untuk mempresentasikan cerita yang telah mereka buat di depan kelas, ini bertujuan untuk mengecek pemahaman mereka terhadap kosakata dan struktur kalimat yang diajarkan.
6. Bermain Peran
Siswa berpasangan dan melakukan simulasi percakapan dengan menggunakan kosakata dari cerita yang telah dipelajari.
7. Interaksi dan Diskusi
Guru memfasilitasi diskusi antar siswa tentang apa yang telah mereka pelajari dari cerita tersebut, dan juga tentang pengalaman mereka dalam menulis cerita dan bermain peran.
8. Penilaian Otentik
Akhirnya, guru melakukan penilaian otentik dengan melihat keterlibatan siswa dalam diskusi, kualitas penulisan mereka dan bagaimana mereka mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari dalam simulasi percakapan.
Penutup
Menerapkan pendekatan whole language dalam skenario pembelajaran dapat membantu siswa untuk lebih memahami dan merasa tertarik dalam proses pembelajaran bahasa. Pendekatan ini melibatkan lebih banyak interaksi dan diskusi, baik dengan guru maupun antar siswa, yang tentunya akan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan produktif.