Sejarah peradaban Islam mengalami banyak perubahan dan perkembangan seiring berjalannya waktu. Salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam adalah berdirinya Daulah Abbasiyah yang terjadi setelah runtuhnya Daulah Umayyah. Dalam tulisan ini, kita akan membahas bagaimana berdirinya Daulah Abbasiyah tidak dapat terlepas dari sejarah panjang Daulah Umayyah serta peran kedua daulah ini dalam perkembangan Islam.
Latar Belakang Daulah Umayyah
Daulah Umayyah merupakan salah satu kekhalifahan Islam terkenal yang berdiri pada tahun 661 M dengan Damaskus sebagai pusat pemerintahannya. Kekhalifahan ini dipimpin oleh Bani Umayyah, keluarga yang berasal dari Quraisy, suku bangsa nabi Muhammad. Daulah Umayyah terkenal akan kekuasaannya yang luas dan mempengaruhi dunia Islam pada saat itu.
Daulah Umayyah berhasil mempertahankan kekuasaannya selama 90 tahun dengan membangun sistem pemerintahan yang efektif dan meluaskan wilayah kekuasaan hingga ke Spanyol pada barat dan ke Asia Tengah pada timur. Namun, ketidakpuasan dan pemberontakan mulai muncul dalam masyarakat, dan inilah salah satu faktor yang menyebabkan kejatuhan Daulah Umayyah.
Berdirinya Daulah Abbasiyah
Daulah Abbasiyah didirikan pada tahun 750 M dengan Baghdad sebagai pusat pemerintahannya. Berdirinya daulah ini tidak terlepas dari adanya hubungan dengan kejatuhan Daulah Umayyah. Salah satu penyebab utama berdirinya Daulah Abbasiyah adalah adanya keinginan dari kelompok di luar Bani Umayyah untuk mengambil alih kekuasaan dan membangun daulah baru yang lebih baik.
Perjuangan Bani Abbas, keluarga yang menjadi pemimpin Daulah Abbasiyah, dimulai dengan menyusun strategi dan melakukan perlawanan terhadap Daulah Umayyah. Bantuan dari berbagai kelompok, seperti Alid, Khawarij, dan Persia, mempengaruhi keberhasilan pemberontakan ini. Pada tahun 750 M, Bani Abbas berhasil menggulingkan Daulah Umayyah dan mengambil alih kekuasaannya.
Kaitan Berdirinya Daulah Abbasiyah dengan Sejarah Panjang Daulah Umayyah
Berdirinya Daulah Abbasiyah merupakan hasil dari perjuangan panjang Bani Abbas dan kelompok pendukungnya melawan Daulah Umayyah. Kekuasaan Daulah Umayyah yang dikendalikan oleh Bani Umayyah selama berpuluh-puluh tahun menciptakan ketidakpuasan dan keinginan masyarakat untuk menciptakan perubahan.
Berbagai kebijakan yang dianggap diskriminatif dan ketidakadilan sosial menjadi pemicu utama pemberontakan terhadap kekuasaan Umayyah. Daulah Umayyah juga tidak mampu menangani banyak permasalahan yang muncul dalam masyarakat, dan hal ini semakin memperkuat keinginan untuk menggulingkan kekuasaan ini.
Daulah Abbasiyah, sebagai kekuatan yang berhasil menggulingkan Daulah Umayyah, memperoleh kekuasaan yang kemudian digunakan untuk membangun peradaban Islam yang lebih kuat dan berkembang. Berdirinya daulah ini menjadi tonggak baru dalam sejarah Islam, dan tidak dapat dipisahkan dari latar belakang sejarah panjang Daulah Umayyah yang telah ada sebelumnya.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, kita dapat melihat bahwa berdirinya Daulah Abbasiyah memang tidak dapat terlepas dari sejarah panjang Daulah Umayyah. Kejatuhan Daulah Umayyah menjadi awal mula berdirinya Daulah Abbasiyah, dan keduanya saling berkaitan dalam perkembangan sejarah peradaban Islam.