Yang Mengusulkan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Agar Dijadikan Semboyan Negara Adalah…

Indonesia, negara yang terkenal dengan keragamannya, mempunyai semboyan nasional yang dikenal dengan “Bhinneka Tunggal Ika”. Semboyan ini memiliki makna “Berbeda-beda tetapi tetap satu” dan telah menjadi fondasi bagi negara ini dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman budaya dan etnis. Lantas, siapakah yang mengusulkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika agar dijadikan semboyan negara Indonesia?

Tokoh Pemrakarsa

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika sesungguhnya berasal dari kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular, seorang pujangga Jawa pada abad ke 14. Namun, proposisi untuk menjadikan semboyan ini sebagai dasar negara Indonesia adalah dari Mohammad Hatta.

Mohammad Hatta

Mohammad Hatta adalah tokoh nasional yang memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia, Hatta juga turut memainkan peran penting dalam mempersiapkan dasar-dasar negara Indonesia pasca-proklamasi kemerdekaan.

Hatta meyakini bahwa Bhinneka Tunggal Ika, semboyan yang menggambarkan prinsip persatuan di tengah keragaman, sangat cocok untuk menjadi semboyan negara Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, adat istiadat, bahasa, dan agama.

Kedudukan Bhinneka Tunggal Ika

Berbekal kepercayaan itulah, Hatta lalu mengusulkan Bhinneka Tunggal Ika untuk dijadikan sebagai semboyan negara dalam Konstitusi Republik Indonesia. Hingga saat ini, semboyan tersebut tertulis pada lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kesimpulan

Mohammad Hatta adalah tokoh yang berperan penting dalam mengusulkan Bhinneka Tunggal Ika untuk dijadikan sebagai semboyan negara Indonesia. Dengan semboyan ini, kita diingatkan bahwa meskipun kita berbeda satu sama lain, kita tetap satu sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Mari kita jaga dan lestarikan semboyan ini sebagai bentuk cinta kita terhadap tanah air.

Leave a Comment