Selama bertahun-tahun, para psikolog dan peneliti lainnya bekerja untuk mendefinisikan dan mengukur ‘kemampuan’. Dalam konteks profesional dan pribadi, kemampuan sering diartikan sebagai kapasitas individu untuk melakukan tugas atau pekerjaan tertentu. Tetapi apa arti dari “kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu relatif lama“?
Terminologi ini, dalam banyak hal, mengacu pada dua konsep kritis dalam psikologi industri dan organisasi: staminia dan ketahanan.
Stamina: Bukan Hanya Kekuatan Fisik
Stamina sering diasosiasikan dengan olahraga dan aktivitas fisik – kita membicarakan stamina lari maraton atau bersepeda jarak jauh. Namun, dalam konteks pekerjaan, stamina melibatkan lebih dari sekadar ketahanan fisik.
Stamina kerja merujuk pada kemampuan seorang individu untuk mempertahankan kinerja yang efektif dan efisien dalam jangka waktu yang panjang. Dengan kata lain, stamina kerja adalah tentang daya tahan dalam menghadapi stres, beban kerja, dan tekanan waktu – bukan hanya tentang berapa lama seseorang dapat bertahan.
Ketahanan: Lebih dari Sekedar Tahan Banting
Ketahanan telah menjadi kata kunci dalam banyak bidang, termasuk psikologi, kesehatan mental, dan manajemen stres. Ketahanan merujuk pada kemampuan individu untuk pulih atau “memantul kembali” dari stres, trauma, atau kegagalan dan kemudian melanjutkan dengan kehidupan atau pekerjaan mereka.
Ketahanan dalam konteks pekerjaan sering kali melibatkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan, mempertahankan keseimbangan kerja-hidup yang sehat, dan menjaga kesejahteraan mental dan emosi.
Menciptakan Lingkungan Kerja yang Mendukung Stamina dan Ketahanan
Untuk mendukung stamina dan ketahanan di tempat kerja, organisasi perlu menciptakan budaya dan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung. Ini bisa melibatkan berbagai strategi, termasuk manajemen stres yang efektif, pelatihan resilience, fleksibilitas dalam jam kerja dan tempat kerja, dukungan untuk keseimbangan kerja-hidup, dan perhatian terhadap kesejahteraan mental karyawan.
Kesimpulan
Jadi, “kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu relatif lama” bukan hanya tentang berapa lama seseorang dapat bekerja, tetapi juga tentang bagaimana seseorang bisa bekerja secara efektif dan efisien dalam jangka waktu yang panjang. Ini bukan hanya tentang stamina fisik, tetapi juga tentang stamina mental dan emosional, dan bukan hanya tentang tahan banting, tetapi juga tentang ketahanan dan kemampuan untuk pulih dan maju.