Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara Pada Mulanya Berada dalam Piagam

Sebagaimana kita pahami bersama, Pancasila ialah ideologi bangsa Indonesia yang menghimpun nilai-nilai dasar, prinsip, dan ajaran yang menjadi landasan hidup berbangsa dan bernegara. Penetapan Pancasila sebagai dasar negara merupakan langkah monumental dalam sejarah republik ini. Namun, pernahkah kita bertanya-tanya mengenai asal-usulnya? Mengapa dan bagaimana Pancasila dipilih sebagai dasar negara? Dan bagaimana peran piagam dalam proses penetapan ini? Mari kita telaah secara singkat.

Asal Usul Pancasila

Pancasila pertama kali diperkenalkan oleh Soekarno, pendiri dan presiden pertama Republik Indonesia, pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Lima prinsip yang terkandung dalam Pancasila mencerminkan cita-cita serta harapan bangsa Indonesia yang beragam tetapi memiliki satu tujuan, yaitu mencapai keadilan dan kemakmuran.

Penetapan Pancasila dalam Piagam

Proses penetapan Pancasila sebagai dasar negara pada mulanya berada dalam sebuah piagam, lebih tepatnya dalam Piagam Jakarta yang diumumkan pada tanggal 22 Juni 1945. Piagam Jakarta menjadi tonggak penting yang mencatat Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Piagam Jakarta memuat naskah asli Pancasila yang ditulis dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai berikut:

  • Kebangsaan Indonesia
  • Internasionalisme atau peri kemanusiaan
  • Mufakat atau demokrasi
  • Kebersamaan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Kendati dalam prosesnya terdapat polemik mengenai Piagam Jakarta ini, Piagam tersebut tetap menjadi saksi bisu bagaimana Pancasila mulai diterima dan dicanangkan sebagai dasar negara.

Kesimpulan

Setidaknya, kita dapat mengerti bahwa penetapan Pancasila sebagai dasar negara tidak lepas dari peran piagam yang menjadi dokumen penting pengejawantahan ideologi bangsa. Nilai-nilai Pancasila, yang telah ada sejak awal kemerdekaan Indonesia dan dinyatakan dalam Piagam Jakarta, hingga sekarang tetap menjadi landasan utama dalam membentuk dan menjalankan pemerintahan, serta mencapai cita-cita bangsa. Kemudian, semangat dan nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan diteruskan ke generasi berikutnya sebagai jati diri bangsa Indonesia.

Pemahaman ini penting bukan hanya sebagai pengetahuan sejarah, melainkan juga untuk menginspirasi kita dalam mempertahankan dan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nyata dari bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Leave a Comment