Berikut Ini Seorang Rasul yang Menerima Kitab dan Juga Menerima Suhuf adalah…

Dalam keyakinan umat Islam, wahyu adalah petunjuk yang Allah berikan kepada para rasul-Nya untuk disampaikan kepada umat manusia. Wahyu-wahyu ini, dalam banyak kasus, ditulis dan disusun dalam bentuk kitab seperti Al-Qur’an. Tetapi, bukan hanya kitab, ada juga yang disebut suhuf dalam Islam, yang juga merupakan bentuk wahyu tetapi dalam skala lebih kecil. Rasul-rasul yang menerima ini biasanya dikenal karena memiliki kedudukan yang cukup tinggi dalam sejarah keagamaan. Lalu, siapa seorang rasul yang menerima kitab dan juga menerima suhuf?

Seorang rasul yang menerima kitab dan juga menerima suhuf adalah Nabi Ibrahim AS.

Table of Contents

Nabi Ibrahim dan Kitab-Nya

Nabi Ibrahim AS diakui oleh semua agama Samawi (Yahudi, Kristen, dan Islam) sebagai tokoh yang sangat penting. Dalam Islam, Nabi Ibrahim AS menerima kitab suci yang disebut ‘Kitab Ibrahim’. Sayangnya, kitab ini tidak lagi ada dalam bentuk aslinya. Apa yang saat ini kita ketahui tentang kitab ini berasal dari referensi dan kutipan dalam Al-Qur’an.

Nabi Ibrahim adalah ayah dari dua nabi lainnya, yaitu Nabi Ismail AS dan Nabi Ishaq AS. Dari Nabi Ismail AS, garis keturunan panjang berlanjut hingga mencapai Nabi Muhammad SAW, rasul terakhir.

Suhuf Nabi Ibrahim

Selain kitab, Nabi Ibrahim AS juga menerima suhuf. Dalam agama islam, suhuf adalah lembaran-lembaran atau gulungan yang berisi wahyu dari Allah. Suhuf Ibrahim sebagai wahyu Allah disebutkan dalam Al-Qur’an dalam Surah Al-A’la (87:18-19), yang berbunyi: “Ini adalah suatu fakta yang ada dalam kitab-kitab terdahulu, kitab-kitab Ibrahim dan Musa“.

Di sini, ‘suhuf’ merujuk pada wahyu yang diterima Nabi Ibrahim, dan ‘kitab-kitab’ merujuk pada petunjuk yang diterima Nabi Musa, yaitu Taurat.

Penutup

Seperti yang telah kita lihat, ada rasul-rasul yang tidak hanya menerima kitab, tetapi juga menerima suhuf. Nabi Ibrahim AS adalah contoh rasul seperti itu. Putra beliau, Nabi Ismail dan Nabi Ishaq, meneruskan jejak kerohanian yang kuat ini, membawa kita pada serangkaian petunjuk-petunjuk agama hingga berakhir pada kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Fakta bahwa Nabi Ibrahim AS menerima kitab dan suhuf menunjukkan peran penting yang dia mainkan dalam sejarah agama monoteistik. Ketiga agama (Islam, Kristen, dan Yahudi) memberikan penghargaan besar kepada beliau dan mengenalinya sebagai “bapak iman”.

Leave a Comment