Tahallul: Menggunting atau Mencukur Rambut Kepala Paling Sedikit

Tahallul berasal dari bahasa Arab yang artinya melepaskan diri dari hukum-hukum ihram yang mengikat selama berada dalam perjalanan haji atau umrah. Salah satu cara yang dianjurkan dalam tahallul adalah menggunting atau mencukur rambut kepala paling sedikit. Namun, apa sebenarnya hikmah di balik perintah tersebut?

Mengapa Tahallul Melibatkan Pengguntingan atau Pencukuran Rambut?

Menggunting atau mencukur rambut kepala merupakan tanda bahwa seorang jemaah haji atau umrah telah menyelesaikan ibadahnya. Selain itu, pemangkasan atau pencukuran rambut juga memiliki makna meninggalkan rasa percaya diri yang berlebihan dan kesombongan. Dalam rangka memperbarui niat dan menjalani kehidupan yang baru, perintah tersebut harus dipatuhi.

Sejauh Mana Rambut Harus Dipotong?

Dalam pelaksanaan tahallul, tidak ada ketentuan yang baku mengenai jumlah rambut yang harus dipotong. Namun, para ulama sepakat bahwa menggunting atau mencukur rambut kepala paling sedikit harus dilakukan. Sebagian ulama juga berpendapat bahwa pelaksanaan tahallul harus mencapai seperempat dari total rambut kepala. Hal ini untuk menunjukkan makna yang lebih dalam dari pengorbanan, keikhlasan, dan melupakan keangkuhan.

Keutamaan Tahallul dalam Islam

Tahallul memiliki keutamaan yang besar dalam Islam, diantaranya:

  1. Meningkatkan ketaatan: Mengikuti perintah menggunting atau mencukur rambut kepala paling sedikit menunjukkan ketaatan dan keikkhlasan seorang jemaah haji atau umrah kepada Allah SWT.
  2. Menghapus dosa: Menggunting atau mencukur rambut kepala paling sedikit di dalam tahallul juga diyakini dapat menghapus dosa-dosa selama berada dalam perjalanan haji atau umrah.
  3. Mengajarkan kerendahan hati: Tahallul mengajarkan jemaah haji atau umrah untuk rendah hati dan menjauhkan diri dari kesombongan dan keangkuhan.

Kesimpulan

Tahallul yaitu menggunting atau mencukur rambut kepala paling sedikit merupakan salah satu cara yang dianjurkan untuk lepas dari hukum-hukum ihram. Hal ini memiliki hikmah yang mendalam, seperti mengajarkan jemaah haji atau umrah untuk lebih rendah hati dan jauh dari kesombongan. Selain itu, menggunting atau mencukur rambut kepala paling sedikit juga menjadi tanda penyelesaian ibadah haji atau umrah dan menghapus dosa-dosa yang dilakukan selama perjalanan tersebut.

Leave a Comment