Haji, merupakan ibadah yang sangat penting dalam Islam, adalah salah satu dari lima Rukun Islam. Salah satu peristiwa yang paling berpengaruh dan dikagumi dalam sejarah Islam adalah Haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, yang secara historis dikenal sebagai ‘Haji Wada` (Haji Perpisahan) karena inilah haji terakhir yang dilakukan oleh Rasulullah.
Perjalanan yang Bersejarah
Nabi Muhammad SAW berangkat melaksanakan Haji terakhir ini pada tanggal 25 Dzulhijjah 10 H, yang bertepatan dengan tahun 632 M. Dalam perjalanan ini, beliau tidak sendirian. Beliau berangkat bersama ribuan kaum Muslimin. Ini bukan hanya peristiwa religius, tapi juga suatu fenomena sosial dan politik yang memiliki dampak mendalam terhadap perjalanan Islam.
Kebersamaan dalam Haji Wada`
Satu detail yang luar biasa mengenai haji terakhir Nabi Muhammad SAW ini adalah beliau berangkat melaksanakan haji bersama kaum Muslimin. Keluarga, sahabat, dan pengikut Nabi, semua berangkat bersama-sama dalam perjalanan spiritual ini. Kebersamaan ini berfungsi sebagai pemersatu dan penguat persaudaraan di antara umat Islam. Ini adalah wujud nyata dari ajaran Islam tentang kesetaraan dan persaudaraan.
Pesan dan Ajaran
Dalam Haji Wada, Nabi Muhammad SAW memberikan khutbah yang dikenal sebagai Khutbah Haji Wada. Khutbah ini mencakup sejumlah pesan dan ajaran penting yang relevan sampai hari ini. Dalam khutbahnya, beliau menekankan pentingnya kesetaraan manusia, perlindungan hak-hak wanita, pentingnya menjaga harmoni sosial, dan pengecaman terhadap penindasan dan diskriminasi.
Kesimpulan
Haji terakhir Nabi Muhammad SAW, yang dilakukan pada tanggal 25 Dzulhijjah 10 H, bukan hanya merupakan peristiwa penting dalam hidup beliau, tetapi juga ikonik dalam sejarah Islam. Dalam momen ini, beliau berangkat bersama kaum Muslimin, menekankan prinsip-prinsip dasar Islam, dan meninggalkan warisan yang abadi dan inspiratif bagi umat Islam di seluruh dunia. Ini adalah peringatan tentang pentingnya persaudaraan, kesetaraan, dan kasih sayang; nilai-nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai Ummat Islam.