“Qul huwallahu ahad allahu somad lam yalid walam yulad walam yakullahu kufuwan ahad”. Ayat ini diambil dari surah Al-Ikhlas dalam Al-Qur’an. Surah ini memiliki makna yang luar biasa dalam mewakili pokok ajaran Islam yang paling penting: tauhid atau monoteisme murni.
Apa Arti “Qul huwallahu Ahad”?
“Qul huwallahu ahad” bisa diterjemahkan menjadi “Katakanlah, ‘Dia Allah Yang Maha Esa.’.” Kata ‘ahad’ dalam bahasa Arab mengomentari konsep unisitas Tuhan, yaitu konsep bahwa hanya ada satu Tuhan, yang tak ada tandingannya.
Allahus Somad
“Allahus Somad” bisa diterjemahkan sebagai “Allah yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.” Kata ‘somad’ berarti sesuatu yang sempurna dalam segala aspek dan sesuatu yang independen, tidak membutuhkan apa pun, namun semua hal membutuhkan Dia.
Lam Yalid Wa Lam Yulad
Kemudian, “lam yalid walam yulad” berarti “Dia tiada beranak dan tidak diperanakkan.” Ayat ini menegaskan bahwa Allah tidak memiliki keturunan atau orang tua, menolak setiap gagasan tentang pembagian keilahian. Ini menggarisbawahi prinsip penting dalam tauhid bahwa Allah adalah unik dan tak terbagi.
Walam Yakullahu Kufuwan Ahad
Terakhir, “walam yakullahu kufuwan ahad” berarti “Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia.” Ayat ini memberikan penegasan terakhir mengenai keunikan Allah dan menegaskan bahwa tidak ada sesuatu pun dalam semua dimensi eksistensi ini yang dapat disetarakan dengan-Nya, secara fisik atau metafisik.
Mengapa Surah Al-Ikhlas Penting?
Surah Al-Ikhlas memiliki posisi penting dalam Al-Qur’an dan dalam praktik ibadah Islam. Dikatakan bahwa Surah ini muara tauhid dan memberikan penjelasan yang paling jernih dan langsung tentang sifat-sifat Ilahi.
Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa seseorang yang membaca Surah Al-Ikhlas akan mendapatkan pahala seolah-olah dia membaca sepertiga Al-Qur’an. Terlepas dari kependekan surat ini, maknanya memberikan pemahaman mendalam tentang esensi sejati Islam: pengakuan dan penghormatan mutlak kepada Allah, satu-satunya Tuhan.
Demi memahami dan menginternalisasi pesan “Qul huwallahu ahad, allahu somad, lam yalid walam yulad, walam yakullahu kufuwan ahad”, kita bisa melihat betapa mengesankan dan luar biasanya keesaan dan keunikan Allah, serta memahami kedudukan kita sebagai makhluk yang sepenuhnya bergantung kepada-Nya.