Keberadaan manusia berkaitan erat dengan kebutuhan hidup yang hendak dipenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, manusia memerlukan berbagai sumber daya. Akan tetapi, kenyataannya tidak selalu berjalan mulus. Seribu satu problematika, khususnya adanya keterbatasan sumber daya, menjadi tantangan tersendiri dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Pada tulisan ini, kita akan membahas bagaimana adanya keterbatasan sumber daya mendorong manusia untuk lebih kreatif dan efisien.
Keterbatasan Sumber Daya
Keterbatasan sumber daya menjadi realitas yang tak bisa ditampik. Berbagai sumber daya seperti energy, makanan, air, dan sebagainya tidaklah tak terbatas. Dalam konteks ini, sumber daya dapat dicirikan sebagai barang atau jasa yang berkhasiat untuk memenuhi kebutuhan manusia, dan berada dalam jumlah terbatas.
Menggapai Efisiensi
Menghadapi keterbatasan sumber daya, manusia dituntut untuk bekerja lebih cerdas dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang ada. Peningkatan efisiensi dalam penggunaan sumber daya mencakup hal-hal seperti penghematan energi, penggunaan teknologi dalam pengolahan makanan yang hemat bahan, atau pendaurulangan air.
Mendorong Kreativitas
Lain dari itu, keterbatasan sumber daya mampu menggiring manusia pada tingkat kreativitas yang lebih tinggi. Misalnya, melalui inovasi teknologi ramah lingkungan, penemuan metode-metode baru dalam pertanian atau perikanan untuk menghasilkan hasil panen yang lebih maksimal, dan lain-lain.
Kesimpulan
Jadi, meski tampak sebagai tantangan, keterbatasan sumber daya justru berperan sebagai beban yang mendorong manusia untuk bekerja lebih cerdas dan kreatif. Intuitif manusia dalam mengatasi tantangan majemuk, combined dengan kemajuan teknologi dan inovasi, memungkinkan manusia untuk mengatasi keterbatasan tersebut dan terus bertahan.