Membicarakan tentang Allah SWT tentunya tidak akan pernah ada habisnya. Rangkaian kata “Allah SWT Maha Mendahulukan Atas Apa Yang Diciptakannya dan Allah Bersifat” memiliki makna luas yang patut kita pahami dan renungkan. Setiap kata dalam kalimat ini merujuk pada sifat-sifat Allah yang penting untuk dipahami oleh setiap Muslim.
Allah SWT Maha Mendahulukan Atas Apa Yang Diciptakannya
Allah SWT, dalam ajaran agama Islam, adalah pencipta segala yang ada di alam semesta ini. Dia Maha Esa, tidak ada tuhan selain Dia. Dari-Nya lah semua berasal dan kepadanya lah semua akan kembali. Ketika kita mengatakan “Allah SWT Maha Mendahulukan Atas Apa Yang Diciptakannya”, ini menunjukkan bahwa Allah adalah awal dari semua ciptaan, sebelum adanya apa pun, ada Dia.
Dalam Al-Quran, di Surah Al-Hadid ayat 3 dikatakan : “Dia adalah yang pertama dan yang terakhir, yang nyata dan yang sembunyi, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”. Ayat ini menjelaskan bahwa Allah SWT adalah yang mendahulukan dan yang akhir, tidak ada yang sebelum atau sesudah Dia.
Allah Bersifat
Setiap Muslim percaya bahwa Allah memiliki sifat-sifat yang sempurna, melampaui segala sifat makhluk. Di antara sifat-sifat Allah yang tercantum dalam Asmaul Husna adalah Al-Awwal atau yang Awal, yang menandakan bahwa Allah ada sebelum segalanya dan Kingga atau yang Mendahulukan yang mencerminkan bahwa Allah mendahulukan apa yang Dia kehendaki.
Selain itu, adalah penting untuk kita pahami bahwa, sebagai makhluk-Nya, kita dianjurkan untuk merefleksikan sifat-sifat Allah dalam perilaku sehari-hari kita. Misalnya, sama seperti Allah SWT yang Maha Rahim, kita diharapkan untuk menunjukkan rasa kasih dan sayang kepada sesama; sama seperti Allah SWT yang Maha Adil, kita diharapkan untuk berlaku adil dan tidak memihak.
Kesimpulan
Meyakini bahwa “Allah SWT Maha Mendahulukan Atas Apa Yang Diciptakannya dan Allah Bersifat” adalah bagian penting dari aqidah yang seharusnya dimiliki oleh setiap Muslim. Ini mengajarkan kita untuk selalu berpengharapan dan tawakkal kepada-Nya, serta merenungkan kebesaran dan kasih sayang-Nya.
Setiap Muslim diharapkan untuk menjaga imannya dan selalu berusaha untuk menyempurnakan pengertian dan pengetahuannya tentang sifat-sifat Allah. Semakin kita memahami sifat-sifat Allah, semakin kita dapat meningkatkan kualitas ibadah dan amal kita. Semoga kita semua didoakan mendapatkan hidayah dan taufik-Nya. Aamiin.