Dalam keseharian hidup seorang Muslim, sholat merupakan ibadah yang sangat penting dan tak boleh ditinggalkan. Sholat adalah sarana untuk berkomunikasi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam melaksanakan sholat, ada tata cara yang harus ditaati, dan salah satunya adalah melakukan Sujud Sahwi apabila teringat atas kelupaan sebelum salam.
Pengertian Sujud Sahwi
Sujud Sahwi adalah sujud yang dilakukan sebagai penebus kesalahan atau kelupaan saat melakukan sholat, baik lupa melakukan rukun sholat, lupa membaca surat atau doa, atau lupa jumlah rakaat. Ini merupakan wujud rahmat Allah SWT kepada umat-Nya, yang memahami bahwa manusia tak lepas dari lupa dan khilaf.
Kapan Melakukan Sujud Sahwi?
Apabila seseorang teringat bahwa ia telah lupa atau salah dalam melaksanakan sholatnya, maka ia dapat melakukan Sujud Sahwi sebelum memberikan salam, dengan asumsi bahwa kesalahan itu akan mempengaruhi sah atau tidaknya sholatnya. Hal ini merupakan anjuran dari Nabi Muhammad SAW, sebagai cara untuk memperbaiki kesalahan dalam sholat.
Bagaimana Cara Melakukan Sujud Sahwi?
Cara melakukan Sujud Sahwi sesudah tasyahhud akhir dan sebelum salam adalah sebagai berikut:
- Setelah membaca tasyahhud akhir dan selesai membaca doa, seseorang kemudian bertakbir, “Allahu Akbar,” sambil mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan bahu.
- Setelah itu, ia melakukan sujud pertama, kemudian iātidal (duduk di antara dua sujud), dan melakukan sujud kedua. Masing-masing sujud disertai bacaan tasbih, “Subhaana rabbiyal a’la,” minimal tiga kali.
- Kemudian, ia duduk lagi dan membaca tasyahhud kembali.
- Setelah selesai membaca tasyahhud, ia kemudian memberi salam, “Assalamu’alaikum wa rahmatullah” ke kanan dan kiri.
Walaupun terkadang kita merasa kurang yakin atau merasa lupa dalam melaksanakan sholat, janganlah khawatir. Sujud Sahwi ada untuk membantu kita memperbaiki kesalahan atau kelupaan saat sholat. Jadi, apabila teringat atas kelupaan sebelum salam, jangan ragu untuk melakukan Sujud Sahwi.
Mari kita berusaha melaksanakan sholat dengan khusyuk dan benar, dan jangan lupa untuk selalu meminta petunjuk dan kemudahan dari Allah SWT dalam melakukan ibadah. Wallahu a’lam bishawab.