Dalam bidang komunikasi, wacana memiliki peran yang strategis guna mencapai tujuan tertentu. Wacana merupakan sekelompok kalimat yang dipelajari dan dipakai secara bersama oleh sekelompok orang dalam komunikasi. Wacana merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan-pisahkan. Namun apa yang menjadi tantangan adalah bagaimana cara menyampaikan wacana atau ide tersebut kepada audiens. Dalam hal ini, media penyampaian memiliki peran yang sangat penting dalam strategi komunikasi.
Pengertian Wacana
Wacana bisa diartikan sebagai suatu bunyi bahasa yang memiliki fungsi komunikatif dan merupakan kesatuan yang relevan secara kontekstual. Fungsi komunikatif dari wacana adalah sebagai alat untuk mengungkapkan ide dan informasi kepada orang lain. Dalam hal ini, wacana tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan, tetapi juga sebagai alat yang digunakan untuk menjalin hubungan antara penutur dan pendengar.
Dalam penyampaian wacana, ada dua cara utama yang bisa kita gunakan. Salah satunya adalah dengan melalui media tertulis dan yang lainnya adalah melalui media lisan.
Penyampaian Wacana Melalui Media Tertulis
Media tertulis adalah media yang mengandalkan penggunaan simbol-simbol tertulis untuk menyampaikan informasi. Media tertulis dapat berupa buku, artikel, surat kabar, majalah, blog, dan lain sebagainya. Penyampaian wacana melalui media tertulis mampu menciptakan kesan yang lebih formal dan terstruktur. Dalam konteks ini, data yang disampaikan bertahan lebih lama dan dapat diakses kembali oleh penerima informasi.
Penyampaian Wacana Melalui Media Lisan
Sedangkan penyampaian wacana melalui media lisan berarti menggunakan ucapan atau suara sebagai media penyampaian. Media lisan ini termasuk dalam berbagai bentuk, seperti pidato, ceramah, diskusi, debat, dan lain-lain. Dalam penyampaian wacana secara lisan, kesan yang ditimbulkan kepada pendengar adalah lebih intim dan langsung. Interaksi antara penutur dan pendengar bisa terjadi secara real-time, menghasilkan respon langsung.
Konsep ini adalah dasar dalam memahami bagaimana wacana dapat dengan efektif disampaikan kepada audiens. Pemilihan media penyampaian merupakan tantangan tersendiri dalam praktik komunikasi, yang bergantung pada berbagai faktor seperti tujuan komunikasi, karakteristik audience, dan materi wacana itu sendiri. Sebagai pengirim pesan, perlu memahami dan mempertimbangkan berbagai faktor ini untuk memastikan bahwa wacana yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh penerima pesan.