Sebagai sebuah komunikasi yang diproduksi dan disampaikan secara profesional, berita memiliki struktur dan bahasa tertentu yang perlu diperhatikan dengan cermat oleh pembacanya. Menyimak berita bukan hanya soal mendapatkan informasi, namun juga soal memahami konteks, mengevaluasi keandalan, dan menilai relevansinya. Namun, ada beberapa hal yang sering dikira sebagai bagian penting dari proses ini, namun sebenarnya tidak begitu penting. Artikel ini akan membahas berbagai aspek yang perlu diperhatikan sebuah pembaca berita dan yang sebenarnya tidak perlu terlalu diperhatikan.
Dasar-dasar Penyajian Berita
Berita biasanya dilengkapi dengan beberapa elemen penting seperti headline, lead, detail, dan foto atau ilustrasi. Headline atau judul berita bertujuan menarik perhatian pembaca dan memberikan gambaran umum tentang isi naskah berita. Lead atau pembuka biasanya menyajikan informasi penting terkait 5W1H (What, Where, When, Who, Why, How), sementara detail memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai topik tersebut. Foto atau ilustrasi membantu pembaca untuk memvisualisasikan apa yang sedang dijelaskan dalam berita tersebut.
Kecuali: Emosi yang Ditimbulkan oleh Berita
Banyak pembaca berita yang merasa perlu untuk mengamati dan mempertimbangkan emosi yang ditimbulkan oleh sebuah berita pada mereka. Sedangkan faktanya, emosi tidak selalu relevan dalam menilai kualitas atau keandalan sebuah berita. Berita mungkin disampaikan dengan nada yang emosional, berita bisa saja memancing reaksi emosi yang kuat, namun bukan berarti emosi per se menjadi indikator keandalan berita. Apa yang terpenting adalah fakta dan informasi yang dihadirkan oleh berita tersebut.
Menilai Keandalan dan Relevansi Berita
Keandalan berita bisa dinilai dari berbagai aspek, seperti sumber berita, reputasi media pemberita, keakuratan informasi, dan objektivitas penulisan. Pembaca berita sebaiknya melakukan verifikasi silang dengan sumber lain untuk memastikan keandalan informasi. Selain itu, relevansi berita juga perlu diperhatikan. Berita mungkin relevan bagi suatu kelompok masyarakat, namun tidak bagi kelompok lain. Oleh karena itu, penting bagi pembaca untuk memahami konteks mereka sendiri dan memilih pembacaan berita yang paling relevan bagi mereka.
Dengan demikian, berbagai aspek perlu diperhatikan seorang pembaca naskah berita. Namun, perlu dipahami juga bahwa ada beberapa hal yang sebenarnya tidak terlalu perlu diperhatikan, seperti emosi yang muncul saat membaca berita. Yang terpenting bagi pembaca berita adalah dapat mengambil informasi dengan tepat dan memahami konteks dalam berita yang mereka baca.