Bola basket merupakan permainan yang penuh strategi dan keterampilan. Salah satu elemen kunci dalam permainan ini adalah passing atau umpan bola. Dalam permainan bola basket, terdapat sejumlah jenis umpan yang biasa digunakan oleh pemain untuk memindahkan bola dan mengelabui lawan. Namun, tidak semua aksi dalam permainan bola basket merupakan jenis passing, ada beberapa aksi yang bisa menyerupai passing tapi sesungguhnya berbeda. Mari kita lihat jenis-jenis passing dalam bola basket dan satu aksi yang seringkali dikira sebagai passing.
Jenis Passing dalam Bola Basket
1. Chest Pass
Chest pass adalah jenis passing paling umum dalam bola basket. Seperti namanya, umpan ini dilakukan dengan melemparkan bola dari dada ke rekan setim. Chest pass memiliki akurasi yang baik dan mudah dikuasai, tetapi membutuhkan ruang yang cukup untuk melakukannya.
2. Bounce Pass
Bounce pass adalah jenis passing yang dilakukan dengan cara memantulkan bola ke lantai, sehingga bola “melompat” ke rekan setim. Bounce pass biasanya lebih sulit diprediksi oleh lawan dibandingkan dengan chest pass.
3. Overhead Pass
Overhead pass adalah jenis passing yang dilakukan dengan cara melemparkan bola dari atas kepala. Jenis passing ini biasanya digunakan ketika pemain ingin melemparkan bola dengan jarak yang cukup jauh.
4. Baseball Pass
Baseball pass adalah jenis passing yang dilakukan dengan cara melemparkan bola dengan satu tangan, mirip dengan lemparan dalam permainan baseball. Jenis passing ini biasanya digunakan untuk melemparkan bola dengan jarak yang sangat jauh.
Aksi Yang Bukan Passing
Selain keempat jenis passing tersebut, terdapat satu aksi yang seringkali dikira sebagai passing, yaitu dribbling.
Dribbling bukanlah jenis passing. Meskipun terlihat serupa karena bola dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain, dribbling sebenarnya adalah tehnik memantulkan bola untuk memindahkannya tanpa harus melemparkannya kepada rekan setim. Dalam peraturan bola basket, pemain diperbolehkan untuk melakukan dribbling kapan saja selama bermain, asalkan tidak melakukan double dribble atau melanggar aturan lainnya.
Dengan memahami perbedaan ini, diharapkan pemain dapat memperluas pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bermain bola basket. Satu keyakinan yang salah dapat berdampak besar pada efektivitas dan efisiensi permainan mereka, oleh karena itu penting untuk memahami setiap elemen permainan sepenuhnya. Terlepas dari aksi yang dilakukan, bola basket tetap menjadi permainan yang memerlukan kerjasama tim, keterampilan, dan strategi yang tepat.