Dalam era modern seperti sekarang ini, mengkonsumsi makanan sudah bukan hanya soal mengisi perut, namun juga sejauh mana kualitas dan cara pengolahan makanan tersebut. Hal ini pun berlaku juga pada pengolahan bahan pangan hewani. Proses pengolahan bahan pangan hewani merupakan tahap penting yang berfungsi untuk menjaga dan meningkatkan nilai gizi, sifat organoleptik, serta memperpanjang durabilitas makanan. Meski sama-sama berfokus pada pengolahan, ada beberapa hal yang umumnya disalahpahami oleh sebagian orang sebagai tujuan pengolahan bahan pangan hewani. Sebagai pembaca yang kritis, kita tentu harus dapat memahami mana yang bukan termasuk tujuan tersebut. Berikut ini pembahasan dan penjelasannya.
Pengertian Pengolahan Bahan Pangan Hewani
Sebelum kita bahas apa yang bukan merupakan tujuan dari pengolahan bahan pangan hewani, tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu bahan pangan hewani dan proses pengolahannya. Bahan pangan hewani adalah bahan pangan yang berasal dari hewan, seperti daging, telur, susu, dan ikan. Sedangkan pengolahan bahan pangan hewani adalah serangkaian kegiatan seperti pemilihan, pemotongan, pencucian, pendidihan, perebusan, penggorengan, dan proses lainnya yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pangan tersebut.
Yang Bukan Merupakan Tujuan Pengolahan Bahan Pangan Hewani
Berikut ini adalah beberapa hal yang sering disalahartikan sebagai tujuan pengolahan bahan pangan hewani:
- Meningkatkan Nilai Gizi: Salah satu anggapan yang salah dari pengolahan bahan pangan hewani adalah proses tersebut mampu meningkatkan nilai gizi makanan. Faktanya, pengolahan makanan dapat mempengaruhi nilai gizi, terkadang bahkan menurunkannya. Beberapa metode pengolahan seperti penggorengan dan proses pemasakan yang berlebihan bisa menyebabkan kerusakan pada nutrisi pada bahan pangan hewani.
- Menghilangkan Kandungan Lemak: Banyaknya berita terkait efek negatif lemak pada kesehatan membuat sebagian orang beranggapan bahwa tujuan dari pengolahan bahan pangan hewani adalah untuk menghilangkan kandungan lemaknya. Meski beberapa metode pengolahan memang dapat mengurangi kadar lemak, hal ini bukan menjadi tujuan utama dalam proses pengolahan.
- Mengubah Rasa Asal Makanan: Tujuan utama pengolahan bahan pangan hewani adalah mempertahankan atau meningkatkan sifat organoleptik, bukan mengubahnya. Kebanyakan proses pengolahan memang mempengaruhi rasa, warna, aroma, dan tekstur makanan, tetapi tujuannya adalah untuk mencapai hasil yang lebih baik, bukan mengubah makanan menjadi sesuatu yang tidak dikenali.
Mengetahui mana yang bukan tujuan pengolahan bahan pangan hewani memang penting. Dengan begitu, kita dapat lebih memahami cara terbaik dalam mengolah dan mengkonsumsi bahan pangan hewani untuk kesehatan dan kebaikan kita.