Berikut Ini yang Bukan Teknik Memasuki Finish pada Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek adalah salah satu jenis olahraga lintas atletik yang paling populer. Meski sebatas berlari secepat mungkin dalam jangka waktu yang singkat, tetapi ada teknik khusus yang dapat membantu atlet mencapai finish tercepat mungkin.

Ada berbagai teknik lari jarak pendek yang populer di kalangan pelari profesional. Teknik-teknik tersebut meliputi sprint-start, akselerasi, lari pada kecepatan maksimum, dan teknik memasuki garis finish. Akan tetapi, tidak semua teknik dalam lari cocok untuk digunakan dalam lari jarak pendek. Tidak semua teknik akan membantu memasuki finish pada lari jarak pendek dan justru menghabiskan lebih banyak energi dan memperlambat waktu lari.

Berikut ini adalah beberapa teknik yang biasa digunakan dalam lari, tapi bukan teknik tepat dalam memasuki finish pada lari jarak pendek:

1. Lari Menggunakan Hentakan Kaki

Teknik ini sangat umum di kalangan pelari, terutama bagi mereka yang baru memulai olahraga ini. Teknik ini melibatkan pemakaian sebagian besar energi pelari pada hentakan kaki ke tanah, bukan pada dorongan maju. Teknik ini merupakan metode yang tidak ekonomis untuk lari jarak pendek, karena seharusnya energi dipakai untuk mempercepat kecepatan.

2. Lari dengan Mengayun Lengan Lebih Luas

Pada lari jarak pendek, penting untuk meminimalisir gerakan yang tidak perlu. Salah satunya adalah mengayun lengan lebih luas. Hal ini dapat memperlambat kecepatan lari dan menghabiskan lebih banyak energi. Dalam lari jarak pendek, teknik yang benar adalah mengayun lengan ke depan dan belakang secara alami sejajar dengan tubuh.

3. Memperpanjang Langkah

Ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa semakin panjang langkah yang diambil, semakin cepat seseorang bisa berlari. Padahal, mengambil langkah yang terlalu panjang dapat menyebabkan cedera dan memperlambat kecepatan lari. Dalam lari jarak pendek, langkah harus cepat dan ringan.

4. Menundukkan Kepala Saat Mendekati Garis Finish

Mungkin terdengar counterintuitive, namun banyak pelari yang cenderung menundukkan kepala mereka saat mendekati garis finish. Ini bukanlah teknik yang benar dalam lari jarak pendek. Menundukkan kepala bisa mempengaruhi postur dan keseimbangan tubuh, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kecepatan dan performance seorang pelari.

Kesimpulannya, perlu dipahami bahwa dalam lari jarak pendek bagaimana memasuki finish adalah hal yang vital. Setiap orang memiliki cara dan teknik tersendiri, tapi terdapat beberapa teknik yang sebaiknya dihindari karena justru akan memperlambat kecepatan dan menghabiskan lebih banyak energi. Oleh karena itu, belajar dan mempraktekkan teknik yang benar sangatlah penting untuk meningkatkan performa lari jarak pendek.

Leave a Comment